Gen Z memprioritaskan budaya barat melekat pada kebiasaan dan fashion stylish di indonesia. Ada pengaruh baik dan buruknya budaya barat masuk ke indonesia menimbulkan banyak perspektif beragam dalam konteks agama.
Contoh untuk yang beragama islam, Dari sebagian mereka yang beragama islam ikut berpakaian budaya barat sehingga menimbulkan pro dan kontra dalam sudut pandang masing-masing masyarakat indonesia.
Pro mungkin bagi yang tidak tahu adab berpakaian dalam agama islam. Agama islam sendiri punya aturan dalam hal aurat yaitu wanita dilarang berpakaian sexy lalu laki-laki yang wajib ditutupi adalah anggota tubuh diantara pusar hingga lutut.
Kontra bagi yang tahu adab berpakaian dalam agama islam, sehingga ini menjadi permasalahannya budaya barat masuk ke indonesia dihawatirkan sebagian masyarakat islam di Indonesia tidak tahu lagi batasan dan aturan dalam berpakain.
Berbusana hingga melupakan cara berpakain budaya negaranya sendiri sampai nilai agama hilang berpakain tidak senono, contohnya banyak masyarakat berpakaian sexy tidak menyesuaikan tempat, keadaa, dan situasi sekitar.
Indonesia tidak seperti dinegara eropa, wanita pakai pakaian bikini saja dipantai tidak aneh, beda dengan Indonesia. Jika melihat wanita pakai bikini saja itu dinilai tidak sopan.
Sangat sulit budaya barat bisa diterima dengan budaya di Indonesia yang memiliki banyak perspektif berbeda jauh berbeda dengan budaya barat.
Bukan hanya tentang busana budaya barat saja yang sudah masuk ke Indonesia, hilangnya rasa meletarikan pakaian khas adat yang ada diseluruh Indonesia pun pasti masyarakat tidak semua tahu pakaian adat.
Semakin hilangnya rasa empati terhadap negara sendiri pengaruh budaya barat masuk ke Indonesia, lebih suka apa yang ada pada budaya barat tersebut. Segala macam pakaian, lagu, makanan, gaya hidup.
Semakin menjadikan Gen Z tidak menjadi perbadinya sendiri sebagai warga negara Indonesia. Tren k-pop diindonesia kian diminati banyak kalangan Gen Z menjadikannya berpakaian, cara bicara, dan tingkah laku mengikuti budaya mereka.
Seakan kebudayaan Indonesia sudah hilang dari jati diri masyarakat Indonesia. Bahkan Gen Z banyak yang tidak tahu banyak beragam budaya, bahasa, kebiasaan, pakaian, dan makanan di Indonesia.
Seperti makanan khas di Indonesia pun Gen Z banyak yang tidak tahu macam-macam jenis makanannya. Gen Z sejauh itu dari budaya Indonesia, tidak mengetahui banyak keberagaman yang ada di Indonesia.
Budaya makanan pun di indonesia sekarang banyak makan khas yang ada diluar negeri sudah sedikit masyarakat Indonesia melestarikan makanan yang ada di Indonesia.
Dunia perfilman pun banyak mengikuti budaya barat. Bahkan film anime banyak memasukan adegan-adegan usia 18+ sangat tidak mendidik jika film anime ini dipertontonkan kepada anak-anak.
Kesimpulannya dalam konteks busana Gen Z ini memang sudah tidak bisa dihilangkan, hanya bisa diminimalisir saja dengan kreatifitas masyarakat Indonesia dengan menciptakan fashion stylish yang menyatukan budaya luar dan budaya Indonesia.[]
Pengirim :
Siti Nur’aini, Mahasiswa Universitas Pamulang, email : aininasir87@gmail.com
