Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Anggota DPRK Aceh Tamiang dari Partai Amanat Nasional (PAN), Hajarul Aswat, menyuarakan langsung aspirasi petani Aceh Tamiang kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Aspirasi tersebut berkaitan dengan kebutuhan mendesak pemulihan sektor pertanian pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.
Hajarul Aswat menyampaikan harapan agar pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap revitalisasi lahan persawahan yang rusak akibat bencana. Menurutnya, pemulihan sawah menjadi kunci agar para petani dapat kembali berproduksi dan menata kembali perekonomian keluarga yang terdampak.
Aspirasi itu disampaikan Hajarul Aswat saat mendampingi Zulkifli Hasan, yang juga menjabat Ketua Umum PAN, dalam kunjungan ke Pasar Kualasimpang pada Jumat (9/1/2026) lalu. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya percepatan pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi sektor pertanian di Aceh Tamiang.
Berdasarkan data yang dihimpun, Hajarul Aswat mengungkapkan bahwa bencana telah berdampak luas terhadap lahan produktif. Sedikitnya 7.529 hektare sawah terdampak banjir dan longsor. Selain itu, sekitar 922 hektare lahan pertanian dan 430,4 hektare area tambak juga mengalami kerusakan. Lahan-lahan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan hingga kini masih dipenuhi endapan lumpur, sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Selain revitalisasi sawah, Hajarul Aswat juga mendorong pemerintah melalui kementerian terkait untuk memperbaiki dan merevitalisasi jaringan irigasi yang rusak. Ia menilai, keberadaan saluran irigasi yang berfungsi baik sangat menentukan keberlanjutan produksi pertanian di Aceh Tamiang.
“Percepatan pemulihan ekonomi sangat dibutuhkan. Jika sektor pertanian segera pulih, kami optimistis petani Aceh Tamiang bisa bangkit dan kembali mandiri,” ujarnya.
Hajarul Aswat menambahkan, Menko Pangan Zulkifli Hasan menunjukkan pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan petani yang terdampak bencana. Bahkan, Menko Pangan menitipkan salam kepada para petani Aceh Tamiang dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana.
“Pak Menko Pangan menyampaikan salam untuk petani kita. Pemerintah, insya Allah, akan terus merespons dan mempercepat proses pemulihan di Aceh Tamiang,” pungkas Hajarul Aswat.[]
