Merdeka Belajar Program MISB, Solusi Kreatifitas Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Persaingan di dunia kerja yang semakin kompetitif, pelajar Indonesia saat ini membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang lebih luas. Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah membentuk program Merdeka Belajar, sebuah program yang didirikan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan serta menyiapkan mahasiswa untuk siap menjalani tantangan dunia kerja.

Salah satu program Merdeka Belajar yang diluncurkan pada tahun 2021 oleh Kemendikbudristek adalah MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat). Program yang dapat memastikan mahasiswa dapat mengasah keterampilan dan kompetensi utama, terbaik, dan termutakhir serta menawarkan cara-cara inovatif untuk menghadapi tantangan kedepan. Perlu diketahui bahwa MSIB bukan program magang atau studi independen biasa, tetapi program yang memiliki kerjasama langsung dengan perusahaan dan organisasi terbaik dan profesional.

Adanya program ini, mahasiswa dapat memilih jalur pendidikan mereka sendiri dan merancang program studi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Kurikulum ini juga memungkinkan fleksibilitas dalam jadwal studi sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan studi dengan komitmen lainnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam mengatakan bahwa MSIB adalah sebuah solusi tepat dalam menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dan mengetahui dunia profesi serta menciptakan tanga kerja yang profesional.

Program Merdeka Belajar MSIB akan membantu kapasitas dan kecerdikan mahasiswa dalam menghadapi persaingan global di masa depan, menurut Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Para mahasiswa akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi Indonesia dengan mengembangkan keterampilan yang sesuai dan memahami kebutuhan pasar tenaga kerja.

Selain keuntungan sebelumnya, Merdeka Belajar MSIB memberikan berbagai keuntungan bagi mahassiwa, diantaranya adalah: 1) PPeningkatan wawasan dan pengalaman di dunia kerja; 2) Mendapatkan uang saku dari mitra yang terjalin kerjasama; 3) Mendapatkan kemudahan dalam proses perkuliahan dengan dikonversi SKS, bisa sebanyak 20 SKS hingga 40 SKS; 4) Berlatih untuk disiplin waktu; 5) Mendapatkan relasi lebih dari lingkup kampus; 6) Mengasah keterampilan soft skill dan hard skill; dan 7) Memperoleh portofolio.

Saat ini program MSIB telah berjalan pada angkatan 3 yang dapat diikuti oleh mahasiswa yang terdaftar pada program Diploma II minimal pada jenjang semester 3, program Diploma III minimal pada jenjang semester 4, dan program Sarjana atau Sarjana Terapan minimal pada jenjang semester 5. Sejak diluncurkan pada tahun 2021 program MSIB telah bekerjasama dengan 250 mitra, sehingga pelaksanaan magang dan studi independen dapat dilakukan pada salah satu mitra yang dapat dipilih oleh mahasiswa pada saat mendaftar.

Pada tahun 2023 program MSIB sedang berjalan di angkatan ke 4. Tahapan yang harus dilalui dimulai dari seleksi pada 20 Desember 2022 – 31 Januari 2023, tes kebinekaan pada minggu ketiga Januari 2023, dan program akan dimulai pada 16 Februari – 30 Juni 2023.

Kemudahan dalam menjalankan perkuliahan telah diberikan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi jangan sampai mahasiswa menyia-nyiakan kesempatan inovasi terbaru ini, terkhusus untuk mahasiswa yang ragu dalam kemampuannya agar dapat dilatih pada program Merdeka Belajar MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat).[]

Pengirim :
Aisyah Husna Alifah
Email : aisyahusnalifah30@gmail.com