Pembelajaran Menggunakan Inquiry Terbimbing Dipadukan dengan Model Nested untuk Pemahaman Konsep

Opini0 Dilihat

Oleh : Jufiani Ulfa*

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 menyatakan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang dilakukan hendaknya menumbuhkan pemahaman konsep, sehingga diperlukan pendekatan atau model pembelajaran. Pendidikan salah satu kunci utama bagi bangsa yang ingin maju dan unggul dalam persaingan global. Pendidikan adalah tugas negara yang paling penting dan sangat strategis. Dalam pembelajaran salah satunya yaitu Fisika sebagai aspek dari ilmu pengetahuan alam yang paling mendasar yang berhubungan dengan alam, perilaku, dan struktur benda. Dengan demikian berharap agar peserta didik mampu memahami konsep fisika terkait dengan kehidupan sehari-hari.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah mengadakan perubahan kurikulum. Dengan begitu peserta didik di tuntut untuk memiliki kompetensi khusus dalam semua mata pelajaran setelah proses pembelajaran. Dengan pertimbangan menggunakan model pembelajaran yang dipilih yaitu inquiry. Membangun konsep dalam diri peserta didik dapat dilakukan melalui belajar menemukan dan melakukan penemuannya sendiri. Model pembelajaran inkuiri membentuk peserta didik membangun pemahaman konseptual, keterampilan investigasi, dan pemahaman terhadap karakteristik ilmu pengetahuan melalui tahap-tahap inkuiri. Konsep lebih bermakna dengan memuat pembelajarannya yang dikaitkan dengan aspek keterampilan yang dilatihkan kepada peserta didik.

Pengintegrasiaan pada sejumlah keterampilan yang disarangkan dalam suatu pembelajaran untuk ketercapaian (content) dalam proses pembelajaran merupakan salah satu karakteristik dari model integrasi kurikuler yakni model nested. Penataan substansi materi pelajaran dengan nested juga mampu mereduksi miskonsepsi yang disebabkan oleh kurangnya kemampuan peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan model penataan substansi materi pelajaran dengan model nested dapat digunakan sebagai alternatif untuk membangun konsep terhadap hidrolis garam.

Belajar konsep menurut teori kontruktivis adalah membangun pengetahuan yang kemudian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari atau pengalaman yang nyata. Membangun konsep salah satu hal yang sangat penting bagi peserta didik agar dapat memahami peristiwa sekitar. Konsep yang sudah diperoleh atau didapat oleh peserta didik dapat diperkuat supaya peserta didik benar-benar dapat memahami dan menguasai konsep. Membangun konsep dalam diri peserta didik dapat dilakukan melalui belajar menemukan dan melakukan penemuannya sendiri. Model pembelajaran inkuiri terbimbing membentuk peserta didik membangun pemahaman konseptual.

Inquiry terbimbing adalah strategi pembelajaran yang merangsng, mengajarkan dan mengajak peserta didik untuk berpikir kritis, analitis dan sistematis dalam rangka menemukan jawaban secara mandiri dari berbagai permasalahan yang diutarakan. Sedangkan paduannya yaitu dengan nested. tipe nested adalah pembauran dari banyak target kemampuan yang ingin dicapai disajikan dalam satu topik yang ada pada satu mata pelajaran tertentu yang difokuskan dengan kemampuan sosial, kemampuan berpikir, dan kemampuan penguasaan. Tipe nested dalam pembelajaran secara khusus memadukan keterampilan berfikir dan keterampilan mengorganisir peserta didik. Nested merupakan suatu keterampilan peserta didik untuk mengintegrasikan kurikulum atau pembelajaran agar mendapatkan suatu konsep atau konsten dengan cara menyarang. Melalui model pembelajaran inquiry terbimbing dengan paduan nested peserta didik dapat menemukan sendiri hal-hal yang berkaitan dengan materi pembelajaran sehingga siswa terlatih untuk menemukan sendiri konsep yang dipelajari secara holistik, bermakna dan otentik.

Dari Hasil Penelitian Nur Rizkhana Hariani, dkk tentang Pengaruh Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan E-Modul Terhadap Pemahaman Konsep Inkuiri Garam bahwa kegiatan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dengan paduan nested mulai dari fase pertama hingga fase terakhir yang diterapkan di kelas eksperimen mencerminkan proses-proses yang membantu peserta didik merangsang dan meningkatkan pemahaman konsep. Kemudian dari hasil penelitian Yaya Kuswari, dkk tentang Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Yang Dipadukan Dengan Model Nested Untuk Membangun Konsep Laju Reaksi bahwa kualitas keterlaksanaan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dipadukan dengan model nested telah dilaksanakan sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan memperoleh percentage of agreement di atas 75% yang artinya bahwa ketiga pengamat memiliki kesepakatan yang sama bahwa pembelajaran tersebut terlaksana dengan baik.

Untuk pembelajaran fisika menggunakan inquiry terbimbing dipadukan dengan nested sangat direkomendasikan karena dari hasil-hasil penelitian yang telah disebut bahwasanya dengan melakukan pembelajaran seperti itu dapat membuat pembelajaran terlaksana dengan baik serta dapat membantu peserta didik merangsang dan meningkatkan pemahaman konsep.[]

*Penulis adalah Mahasiswa Magister Pendidikan Fisika Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Padang (UNP), email : jufianiulfa@gmail.com