Pendidikan adalah proses perubahan tingkah laku,agar peserta didik menjadi lebih dewasa dalam berpikir maupun bersikap. Pendidikan di era digital ini sangat cepat, kemajuan dalam bidang teknologi tidak hanya dinikmati oleh orang dewasa, anak-anak usia sekolah dasar juga bisa menikmati hasil perkembangan teknologi saat ini. Dalam dunia pendidikan, teknologi juga banyak dimanfaatkan sebagai sarana dan prasarana dalam berjalannya proses pembelajaran.
Pendidikan karakter bertujuan agar peserta didik menjadi penerus bangsa yang mempunyai akhlak dan moral yang baik, agar bisa menciptakan kehidupan berbangsa yang adil dan Makmur. Selain itu, teknologi juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara pendidik dan peserta didik.
Namun,teknologi mempunyai dampak positif maupun dampak negatif dalam pendidikan. Ada beberapa yang dapat kita ketahui bahwa adanya kasus cyberbullying, tawuran antar pelajar, kekerasan bahan pelecehan seksual pada anak merupakan lemahnya karakter bangsa. Maka dari itu, karakter bangsa yang baik harus dibentuk dan dididik sejak dari dini agar masyarakat mampu menanamkan sifat-sifat dan perilaku yang baik sejak dini sehingga dapat memutuskan angka kriminal pada kasus-kasus di atas.
Di zaman serba teknologi ini dapat menjadikan anak telihat sangat pasif dan jarang untuk bersosialisasi di keluarga maupun masyarakat. Sedangkan kebanyakan anak zaman sekarang lebih fokus untuk melihat layar ponsel di depan matanya dibandingkan bermain dengan teman-teman sebayanya, bahkan jarang sekali terlihat anak-anak bermain permainan tradisional.
Padahal, permainan tradisional ini bisa dmenjadikan kebiasan untuk menjalin rasa persaudaraan dengan teman-teman sebayanya dan menjadi lebih akrab serta memunculkan ide-ide kreativitas karna menggunakan permainan tradisional itu. Dari kejadian tersebut, anak-anak akan kehilangan waktu berharganya saat bermain bersama keluarga, belajar, mengembangkan bakat atau bermain bersama teman-temannya karena fokusnya sudah diambil alih oleh layar ponsel ataupun teknologi yang ada.
Maka dari itu, peran orang tua juga sangat penting bagi anak dalam membimbing, memantau, dan dalam mengatur waktu anak dari alat digital yang dipakai.
Adapun cara yang harus dilakukan orang tua terhadap anak dalam penggunaan digital adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan dan memperbarui wawasan tentang internet dan gadget. Orang tua tidak akan bisa mengawasi anak-anak jika orang tua gagal dalam teknologi.
2. Jika di rumah ada internet, tempatkan di ruang keluarga disitu orang tua dapat melihat apa saja yang dilakukan anak dalam menggunakan internet maupun gadget.
3. Orang tua dapat membatasi waktu kepada anak dalam menggunakan gadget dan internet.
4. Orang tua dapat memberikan pemahaman dan kesadaran kepada anak betapa banyaknya dampak negative dari internet maupun gadget.
5. Orang tua bisa secara tegas melarang secepat mungkin jika anak melihat apa yang tidak pantas ditonton
6. Orang tua dapat menjalin komunikasi yang terbuka dengan anak-anak.
Maka dari itu, pendidikan karakter harus dilakukan sejak dini agar anak mampu menanamkan karakter yang baik sehingga dia bisa membawanya sampai dia dewasa. Pendidikan karakter di sekolah dapat diterapkan pada semua mata pelajaran.Setiap mata pelajaran yang berkaitan perlu diterapkan norma-norma dalam kehidupan. Di era digital ini peran orang tua maupun seorang pendidik sangat penting dalam meningkatkan karakter yang baik untuk penerus bangsa.
Orang tua adalah tempat pertama dan yang paling utama untuk para peserta didik menjalani kehidupan. Peran guru di sekolah tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik. Guru juga menjadi sebagai teladan dalam pandangan anak sehingga guru akan menjadi contoh yang baik bagi sikap anak didik. Guru tidak hanya mengajarkan konsep karakter yang baik, tetapi bagaimana mengajatkan dan mengarahkan peserta didik untuk dapat mempraktekkannya dalam kehidupam sehari-hari.[]
Penulis :
Latifa Sahrie Ayuni
Dosen : Qiyadah Robbaniyah,M.Pd.I
PAI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta
