Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra, mendukung penuh karya dan kreativitas pemuda Bumi Muda Sedia. Dukungan yang sama disampaikannya kepada Muhammad Fiqram, yang mewakili Aceh mengikuti kontestasi Putra Putri Budaya Indonesia Tahun 2024, Selasa (1/10/24).
“Jadi pada prinsipnya setiap karya dan kreativitas kita dukung selama itu positif. Termasuk seperti ajang Putra Putri Budaya Indonesia ini. Kami mendukung penuh. Semoga Fiqram bisa memberikan yang terbaik untuk Aceh,” ucap Pj. Bupati Asra.
Dalam kesempatan ini, Pj. Bupati Asra mengajak masyarakat Aceh dan Aceh Tamiang mendukung perwakilan Aceh di ajang tahunan tersebut. “Mari kita dukung perwakilan Aceh di pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia 2024. Semoga membawa dampak positif bagi perkembangan kepariwisataan Aceh di tingkat nasional dan dunia,” harapnya.
Gelaran Putra Putri Budaya Indonesia tahun ini diadakan di Palu, Sulawesi Tengah, 3-7 Oktober 2024. Putra Putri Budaya Indonesia merupakan platform atau wadah bagi generasi muda Indonesia untuk melakukan aksi nyata dalam pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan budaya Indonesia.
Sama halnya dengan provinsi lain, Aceh juga mengirimkan wakilnya dalam acara bergengsi tersebut. Adalah Muhammad Fiqram dan Siti Namira Azani yang terpilih sebagai Putra dan Putri Budaya Aceh 2024. Mereka berdua mewakili provinsi bergelar Seramoe Mekkah pada pemilihan tahun ini.
Muhammad Fiqram sendiri merupakan pemuda asli Kabupaten Aceh Tamiang. Lahir di Sungai Iyu, Bendahara, pemuda 23 tahun ini sekarang tengah menyelesaikan pendidikan kesarjanaan di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.
Dalam sebuah kesempatan, Fiqram mengungkapkan harapan besarnya terhadap pelestarian budaya di Indonesia, khususnya Aceh, dalam upaya bersama menumbuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya itu sendiri.
“Sebuah kebanggaan tentunya bisa terpilih menjadi representasi masyarakat dalam pelestarian budaya di Aceh. Tentunya saya berharap masyarakat tidak hanya memaknai budaya sekedar masa lalu, melainkan sebuah pemahaman mendalam yang melibatkan pengetahuan, keyakinan, seni dan adat istiadat yang harus kita lestarikan bersama-sama,” ungkapnya.
Pada pemilihan Putra Putri Budaya Indonesia 2024, Muhammad Fiqram tidak sendirian. Ia bersama koleganya, Siti Namira Azani, putri kelahiran Pidie Jaya, akan berusaha memberikan yang terbaik untuk Aceh di kancah kebudayaan nasional tersebut.[]
