Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari terkaman makhluk makhluk lapar
Yang membunuh jati diri menjadi bandar
Hukuman mati tak membuat gentar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari tikus-tikus kantor berperut melar
Habiskan uang rakyat dalam jumlah besar
Tak merasa bersalah malah berkelakar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari pemberontak pembuat isu makar
Berlindung diri dibalik para pakar
Seolah-olah gerakannyalah yang paling benar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari gitar-gitar tanpa senar
Yang menyukai budaya luar
Tradisi sendiri dianggap hambar
Sebelum fajar berhenti berpijar
Dari siluman-siluman ular
Meracuni penerus bangsa tanpa ditakar
Banyak pemuda-pemudi yang kini hilang nalar
Masih adalah jiwa-jiwa yang bersabar
Sudikah bila muka-muka tanpa dosa ditampar
Semoga tiada lagi insan-insan yang tertular
Hingga fajar berhenti berpijar
Punge Jurong,12 Maret 2024.
Karya : Muksalmina Sbg
(Muksalmina Sbg, lahir di Sabang 16 November 1997. Hobi Menulis.Beberapa karyanya pernah dimuat media lokal Aceh. Saat ini menjadi santri di Yayasan Dayah Ulee Titi, Aceh Besar. Tinggal di Desa Ujong Kareung, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh)
