Strategi Pemecahan Konflik Antara Suami dan Istri dalam Perceraian

Konflik adalah suatu pertentangan antara individu, kelompok maupun rumah tangga, karena mereka mempunyai perbedaan pendapat, sikap maupun kepercayaan masing-masing. Pada konflik ini lah kita tidak bisa menghindarkan konflik tersebut dari dinamika kehidupan sosial. Konflik keuangan atau finansial adalah masalah yang paling sering ditemukan didalam kehidupan rumah tangga, sehingga dapat dikatakan masalah ini cukup ringkih untuk diperdebatkan karena terdapat perbedaan pendapat yang memicu adanya perceraian. Dengan adanya konflik tersebut pasangan suami dan istri dapat mengetahui mengenai kebutuhan dam memungkinkan untuk menyatakan apa yang masing-masing pihak inginkan dengan cara mendapatkannya.

Hal ini tentu saja tidak bisa dihindarkan akan suatu pernikahan yang mencangkup sebuah ikatan suci yang kokoh untuk hidup bersama sebagai suami dan istri dengan menyatukan dua orang yang berbeda-beda karakteristik. Sebab nya, pada saat sebelum memutuskan untuk menikah, ada baiknya pasangan tersebut mengetahui mengenai pernikahan, mengurus anak.

Komunikasi selalu menjadi alat yang ampuh dalam mengatasi masalah dalam hubungan. Komunikasi yang buruk akan menimbulkan banyak kesalahpahaman antara kedua pasangan tersebut. Komunikasi keluarga menjadi salah satu bentuk dari hubungan antar pribadi karena, komunikasi ini penting untuk dilihat lebih dekat sebab, keluarga itu adalah tempat dimana orang dewasa mengalami bagian terbesar dari hubungan antar pribadi paling penting dan intim. Tentu saja jika tidak ada komunikasi dan saling cuek akan menjadi awal mula nya dari keretakan rumah tangga. Tidak ada pasangan suami dan istri mempunyai cita-cita hidup bersama pasangannya secara menyakiti.

Islam mengajarkan umatnya untuk menyebarkan sikap kasih sayang kepada siapa pun termasuk dalam pasangan rumah tangga. Dalam pasangan suami dan istri umumnya membutuhkan perhatian, kasih sayang maka dari itu, ketika terjadi konflik salah satu cara menyelesaikan nya lewat kasih sayang seperti jalan-jalan ke luar, menembus kesahalahan. Tak hanya itu saja emosi memang bentuk reaksi alami di setiap orang yang kita tidak bisa hidarkan dan seharusnya dalam pasangan suami dan istri harus bersikap sabar dalam mengatasi masalah tersebut.

Maka dari itu pasangan suami dan istri cobalah untuk menyelesaikan dengan penuh ketabahan hati, bersikap bijak, saling memaafkan satu sama lain, saling menyadarkan hakikat dan kodrat diri masing-masing dan saling memberi nasihat yang lembut agar terhindar masalah rumah tangga apalagi sampai dalam perceraian.[]***

Pengirim :
Syalwa Juliyanti, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, email : syalwajuliyanti01@gmail.com