33 Rumah Warga Desa Tunggel di Gayo Lues Terbakar

Gayo Lues, TERASMEDIA.NET – Sebanyak 33 rumah di Desa Tunggel, Kecamatan Rikit Gaib, Gayo Lues, musnah terbakar pada Minggu (27/3/2022) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Sementara empat rumah lainnya rusak ringan. Tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Korban kebakaran sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara waktu harus mengungsi ke tenda yang sudah disiapkan oleh Pemkab Gayo Lues melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Bantuan masa panik untuk mereka juga terus datang dari berbagai pihak, termasuk dari Pemkab Gayo Lues.

Kadis Sosial Gayo Lues melalui Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Sosial, Zulfikar, kepada Serambi, Senin (28/3/2022), mengatakan, bantuan masa panik dari Pemkab Gayo Lues untuk korban kebakaran di Desa Tunggel, Kecamatan Rikit Gaib, sudah disalurkan oleh Bupati Muhammad Amru bersama unsur Forkompinda setempat.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung Aceh Timur dan Gayo Lues Ambruk Diterjang Banjir

Adapun warga Desa Tunggel yang rumahnya terbakar adalah Mastari, Ismail, Husin, Riski, Aisah, Hamzah, Jalil, Samsul Rijal, M Yusuf, Abu Kari, Hasan, Ismail Aman Mat Ali, Jus, Taher, Asmah, Muhammad Kasim, Hasbi, dan Kasim Aman Perman.

Selanjutnya, Senap, Patimah, Minah, Safalah, Ibrahim, M Taep, H Ibrahim, Ridwan Rusli, Maryam, Yunus, Tahmin, Laiyah, Umi Selamah, Siti Hajar, dan Matseli.

Sementara empat warga yang rumahnya rusak ringan adalah Abu Kasim, Khalid, Hanafi, dan Karim Ali. Empat rumah itu, menurut Zulfikar, terpaksa dirusak agar kobaran api tidak merembes ke rumah lain.

“Data (nama) korban kebakaran tersebut merupakan nama kepala keluarga. Sebab, sebagian besar dari mereka merupakan janda yang tinggal bersama anak dan cucunya,” ujar Zulfikar didampingi para relawan Tagana setempat.

Baca Juga :  Akibat Angin Kencang, Seorang Pengendara Sepeda Motor Meninggal Tertimpa Pohon

M Taep, salah seorang korban kebakaran menjelaskan, kejadian itu belum diketahui penyebabnya.

“Kebakaran terjadi ketika kami baru saja pulang dari ruamh salah satu warga yang mengadakan kenduri, sehingga sebagian besar warga belum tidur,” ungkap M Taep yang dibenarkan beberapa warga lain, kemarin.

Ia menambahkan, kobaran api baru berhasil dipadamkan satu jam lebih setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. []

banner 300250