5 Tips Menjaga Kesehatan Mental Remaja

Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan fisik, emosi, dan sosialnya. Pada masa ini remaja akan mengalami berbagai tantangan dan tekanan yang dapat memengaruhi kesehatan mentalnya. Kesehatan mental remaja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu faktor bilogis, faktor psikologis, faktor sosial, maupun faktor lingkungan.

Jika kesehatan seseorang terganggu, maka akan dapat muncul penyakit mental atau gangguan mental yang akan sangat berdampak buruk pada kehidupannya. Orang yang memiliki gangguan mental akan sangat berpengaruh terhadap bagaimana seseorang menangani stress, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, maupun memunculkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri.

Ada beberapa hal yang dapat memengaruhi kesehatan mental remaja, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Depresi dan Kecemasan
Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap depresi dan kecemasan. Perubahan hormonal, tekanan akademik, masalah sosial, dan perubahan lainnya dapat memicu munculnya gejala depresi dan kecemasan pada remaja. Depresi dapat menyebabkan perasaan sedih, putus asa, kehilangan minat, dan gangguan tidur atau nafsu makan. Sementara kecemasan dapat menyebabkan rasa khawatir yang berlebihan, ketakutan, dan gejala fisik seperti jantung berdebar. Jika tidak ditangani dengan baik, depresi dan kecemasan dapat berdampak serius pada kesehatan mental remaja.

2. Masalah Perilaku
Remaja juga rentan mengalami masalah perilaku, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan zat, dan perilaku berisiko lainnya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, atau kesulitan mengelola emosi. Masalah perilaku ini dapat mengganggu perkembangan remaja dan berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.

Baca Juga :  Tindak Pidana Pembunuhan yang Dilakukan Anak di Bawah Umur di Bangka Barat

3. Masalah Emosional
Selain depresi dan kecemasan, remaja juga dapat mengalami masalah emosional lainnya, seperti kesulitan dalam regulasi emosi, harga diri rendah, dan kesulitan mengelola stres. Perubahan hormonal dan perkembangan otak pada masa remaja dapat menyebabkan fluktuasi emosi yang sulit dikelola. Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan remaja dalam menjalin hubungan, mencapai prestasi, dan menghadapi tantangan hidup.

4. Masalah Sosial
Remaja juga rentan mengalami masalah sosial, seperti kesulitan berinteraksi dengan teman sebaya, menjadi korban bullying, atau merasa terisolasi secara sosial. Masalah sosial ini dapat berdampak pada harga diri, kepercayaan diri, dan kesejahteraan mental remaja.

Nah untuk mengatasi hal tersebut, ada 5 tips yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mental remaja yaitu sebagai berikut:

1. Melakukan olahraga secara rutin
Olahraga merupakan salah satu cara paling praktis untuk menjaga kesehatan mental. Riset menyatakan, berolahraga dapat merawat kesehatan emosi dan mencegah gangguan depresi. Salah satu olahraga yang dapat dilakukan diantaranya jogging atau jalan cepat. Kita juga bisa melakukan olahraga ringan seperti naik turun tangga, jalan kaki di tempat yang dekat, dan olahraga ringan lainnya. Untuk mendapatkan manfaat olahraga yang maksimal, kita bisa melakukan olahraga setidaknya 30 menit per hari. Dengan berolahraga banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan selain tubuh menjadi lebih sehat, berolahraga juga dapat meningkatkan mood, mengurangi stres, mengatasi depresi dan kecemasan, mempertajam memori serta dapat meningkatkan fungsi otak.

Baca Juga :  Pj Bupati Atam Tegaskan Satlinmas Punya Peran Vital dalam Pemilu

2. Istirahat yang cukup
Kesehatan mental dapat dipengaruhi oleh kondisi fisik kita. Sebuah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang kurang tidur kemungkinan besar dapat mengalami perasaan tidak nyaman, stres, cemas, da juga depresi. Untuk membuat jam tidur agar normal kembali cobalah tarik napas dalam-dalam lalu hembuskan dan tetap menutup mata sampai beberapa menit. Hindari bermain gadget sebelum tidur dan kurangi konsumsi minuman berkafein dipagi hari.

3. Konsumsi makanan yang sehat
Ketika kita mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi maka otak akan mencerna asupan yang baik sehingga kesehatan mental akan terjaga. Seperti contohnya sayuran dan buah-buahan yang dipenuhi dengan nutrisi yang memberikan makan setiap sel dalam tubuh, termasuk yang memengaruhi bahan kimia otak yang dapat mengatur suasana hati. Dengan mengonsumsi makanan-makanan yang sehat dan bergizi tersebut maka fungsi otak akan tetap terjaga sehingga mood dan pikiranpun ikut terjaga.

Baca Juga :  Remaja Citayam dan Bojong Gede, Bagaimana Mereka Berinteraksi Satu Sama Lain?

4. Menjauh dari lingkungan yang toxic
Manusia merupakan makhluk sosial dimana dalam kesehariannya tidak bisa terlepas dari berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu menjalin hubungan yang baik dengan orang lain akan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan mental seseorang. Untuk menjaganya sangat penting bagi kita memfilter orang-orang yang menimbulkan ataupun membawa energi negatif ke diri kita agar kesehatan mental kita tetap terjaga.

5. Mencari dan mencoba hal baru
Kebiasaan dalam keseharian yang terbilang monoton dapat menimbulkan rasa jenuh dan stres pada seseorang khususnya remaja. Dimana biasanya masa remaja disebut juga masa mencari jati diri. Karena pada masa ini seseorang cenderung mulai ingin mengeksplor banyak hal khususnya pada hal-hal ingin diketahuinya. Nah untuknmengatas rasa jenuh tersebut seseorang dapat melakukan hal-hal yang ingin diketahuinya seperti mulai menekuni hobi, mencari tahu hal-hal yang ingin diketahui, ataupun hal-hal positif lainnya.

Nah itu tadi beberapa tips agar diusia remaja ini kesehatan mental kita tetap terjaga. Banyak sekali langkah-langkah positif sederhana yang bisa kamu praktikan dalam kehidupan sehari-hari agar kita dapat meraakan manfaat jangka panjang dari hal-hal tersebut.[]

Pengirim :
Dian Renita, Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, email : dianrenita31@gmail.com

banner 300250