Dampak dari Generasi Z yang Serba Instan

Generasi Z, yang juga dikenal sebagai Gen Z, merupakan kelompok generasi yang lahir sekitar pertengahan 2000-an hingga awal 2010-an. Mereka adalah generasi yang tumbuh dewasa di era teknologi digital yang pesat, di mana informasi dapat diakses dengan cepat dan mudah melalui internet dan media sosial.

Karena itu, Generasi Z memiliki kecenderungan untuk menginginkan segala sesuatu dengan instan, mulai dari informasi, hiburan, hingga keperluan pribadi. Mereka juga dikenal sebagai generasi yang cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memiliki keahlian digital yang tinggi. Hal ini membuat mereka lebih terbiasa dengan gaya hidup yang serba instan, di mana segala sesuatu dapat diakses dan diselesaikan dengan cepat.

Selain itu gen Z juga dikenal dan dianggap sebagai generasi yang tidak sabar-an dari segala sesuatu yang serba instan, apa pun yang dibutuhkan bisa dengan hanya sekali klik dan langsung ada. Generasi sekarang mempunyai tendensi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi sekarang dengan mudah, contohnya ketika bahan makanan di rumah habis mereka bisa langsung membuka aplikasi dan check-out dari rumah, bahkan tanpa harus pergi keluar barangnya bisa langsung sampai.

Baca Juga :  Orang Tua yang Meremehkan Ilmu Agama dalam Mendidik Anak

Contoh sederhana lainnya yaitu ketika membutuhkan informasi atau berita terbaru bisa diakses dengan mudah dan secara cepat melalui media sosial atau situs web berita terkini yang relevan dan terpercaya. Hal tersebut juga bisa diakses kapan pun dan di mana pun, oleh karna itu mereka cenderung mencari informasi terbaru melalui ponsel. generasi Z cenderung menggunakan teknologi dalam pendidikan mereka. Mereka menggunakan aplikasi belajar, video, dan sumber daya online lainnya untuk belajar.

Keinginan akan segala sesuatu yang cepat dan serba instan dapat berdampak bagi generasi Z itu sendiri baik dampak positif dan negatif terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, dan kehidupan sehari-hari generasi Z.

Dampak positif nya, generasi Z dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaannya dengan lebih cepat dan efisien, hal ini memungkinkan untuk memiliki waktu lebih banyak untuk mengerjakan hal lainnya. Akses informasi yang cepat dan memungkinkan untuk belajar hal-hal yang baru dengan mudah, Hal ini juga bisa meningkatkan produktivitas gen Z dalam berbagai aspek karna kecepatannya dalam menyelesaikan tugas.

Baca Juga :  Pentingnya Edukasi Bagi Orang Tua Tentang Pencegahan Kekerasan pada Anak

Sedangkan dampak negatif dari segala hal yang serba instan yaitu, karna kecepatan dan keinginan yang sudah biasa didapatkan secara instan hal tersebut bisa menyebabkan ketergantungan terhadap teknologi serta kurangnya keterlibatan dalam kehidupan sosial, dan dapat mengganggu keseimbangan hidup mereka.

Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang dampak positif dan negatif dari keinginan akan kecepatan dan instan ini, generasi Z diharapkan dapat mengelola penggunaan teknologi dan kecepatan dalam kehidupan sehari-hari mereka dengan lebih seimbang dan bijaksana.[]

Penulis :
Rahma Nia Setianti Suwanda, Mahasiswa Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, email : rahmaniasetianti@gmail.com

banner 300250