Gerakan Nusantara Bersatu, Sebagai Wujud Moderasi Beragama

Oleh : Iis Narahmalia*

Indonesia adalah negara dengan keberagaman etnis, agama, suku, rasa, budaya dan adat. Keanekaragaman budaya dan bahasa dengan kekhasan masing-masing daerah menjadi sebuah keunikan dan keindahan tersendiri. Namun, hal tersebut juga menjadi sebuah problem ketika kita tidak mampu menjaga bangsa Indonesia yang penuh dengan perbedaan.

Penggambaran tentang kekayaan Indonesia yang dikemukakan oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kementrian Komunikasi & Informatika, RI, Freddy H. Tulung bahwa Indonesia memiliki 742 bahasa /dialek, yang terdiri atas berbagai keragaman suku bangsa. Keberagaman tersebut merupakan ceriminan dari kandungan ayat Q.S Ali-Imran/3:159 bahwa meskipun bangsa Indonesia berdiri dengan berbagai keragaman namun harus memiliki jiwa toleransi, dan suka bermusyawarah.

Sehingga ketika bangsa yang hidup dengan berbagai keragaman ini mengalami ketidaksamaan persepsi atau pendapat maka hal tersebut sekiranya bisa diatasi dengan musyawarah. Islam telah memberikan sinyal bagaimana kaum muslimin menyelesaikan perbedaan dengan bermusyawarahlah dalam segala urusan (QS.Ali-Imran/3:159), kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah Swt. (al-Quran) dan Rasul (Sunahnya) (QS.an-Nisa’/4:59).

Gerakan Nusantara Bersatu

Mencapai tujuan sebangsa dan setanah air dalam naungan keharmonisan merupakan hal yang begitu sulit untuk dilakukan. Wujud tolerasi atas adanya perbedaan di tanah Indonesia ini kembali diwujudkan dengan penyelenggaraan Gerakan Nusantara Bersatu (GBN) di GBK, Jakarta pada 25 November 2022. Kegiatan perhelatan, pertemuan relawan dengan Bapak Presiden Ir. H. Djoko Widodo tersebut sebagai bentuk rasa syukur mereka atas kesuksesan penyelenggaran KTT G20 di Bali beberapa waktu lalu. Kegiatan Nusantara Bersatu yang di ketuai oleh Aminuddin Ma’ruf tidak ada kaitanya dengan deklarasi dukungan terhadap capres ataupun cawapres untuk Pilpres 2024.

Baca Juga :  Hakikat Akhlak Manusia dalam Pandangan Al-Qur'an

Gerakan Nusantara Bersatu sebabagi wjud moderasi beragama yang harus tertananm dalam setiap jiwa penduduk bangsa Indonesia. Karena melalaui persatuan tersebut tentunya akan melahirkan kekuatan dalam menjaga bangsa Indonesia dalam segala bidang. Baik ekonomi, politik, sosial, keamanan, pendidikan, maupun keagamaan.

Dalam moderasi beragama hakekatnya adalah ikhtiar, proses, yang tidak berkesudahan, upaya bagaimana kita membangun cara pandang, sikap, dan praktek beragama dalam kehidupan bersama. Gerakan Nusantara Bersatu yang menghimpun perwakilan dari setiap daerah terdiri dari para ulama, dan orang –orang penting yang memiliki kedudukan tinggi di setiap wilayah.

Moderasi beragama yang perlu kita kuatkan dalam bangsa Indonesia dengan keberagamanya menjadi seikat sapu dari gabungan lidi yang kuat untuk menyapu bersih perpecahan yang akan meruntuhkan bangsa Indonesia. Melalui Gerakan Nusantara Bersatu menjadi tersebut menjadi wasilah untuk menghidupkan toleransi tidak hanya dalam lingkup agama namun semua bidang kehidupan yang mampu memajukan bangsa Indonesia.[]

*Penulis adalah mahasiswi INISNU Temanggung, email : Iisnarahmalia05@gmail.com

banner 300250