Hormat Selapanan Muslimat dan Fatayat NU PAC Bansari, Mahasiswa KKN Edukasikan Pencegahan Stunting

Temanggung, TERASMEDIA.NET – Pengajian selapanan rutinan mulimat dan fatayat NU PAC Bansari kembali digelar sebagai rutinitas 36 hari sekali. Bersama mahasiswa KKN INISNU Temanggung yang turut mendampingi kegiatan tersebut pelaksanaan pengajian selapanan berjalan dengan lancar, Rabu (14/12/22) bertempat di aula balai Desa Gentingsari.

Sejak penerjunan 14 mahasiswa KKN ke Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari pada Senin (05/12/22) yang lalu, mahasiswa kembali menindaklanjuti dengan ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan yang berlangsung di Desa Gentingsari baik lingkup Rt, Rw, Dusun, Desa maupun Kecamatan.

Kegiatan tersebut dihadiri pemuka agama Desa Gentingsari, Ketua Muslimat dan Fatayat NU PAC Bansari, Kepala Desa Gentingsari, Mahasiswa KKN INISNU Temanggung dan jama’ah Muslimat dan Fatayat NU Desa Gentingsari. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, mars muslimat, fatayat, yalal wathon, tahlil, pelaporan progres Selapanan Muslimat dan Fatayat NU PAC Bansari, sambutan, dan mauidzoh khasanah.

Baca Juga :  Penguatan Akidah pada Masyarakat Muslim Desa Selopampang

Dalam sambutanya Kepala Desa Gentingsari menyampaikan bahwa “Kegiatan yang sifatnya sebagai syiar atau mendakwahkan agama Allah insyallah saya akan mendukung terus sehingga kegiatan tersebut benar-benar memberikan dampak kemanfaatan bagi masyarakat”, pungkas Ibu Waltyah.

Ketua Fatayat NU turut menyampaikan kegiatan yang akan terlaksana di bulan Desember yang begitu padat, baik secara kelembagaan program kerja maupun progres setiap bidang. Acara dilanjutkan mauidzoh khasanah oleh Ustad Mujiono yang menyampakan bagaimana kita bisa menjaga ibadah dalam kesibukan berorganisasi.

Sebagai bentuk apresiasi masyarakat Desa Gentingsari panitia penyelenggara melibatkan Mahasiswa KKN INISNU Temanggung untuk serta menyampaikan sedikit perkenalan dan edukasi pencegahan dan penanganan stunting dalam melaksankan tanggug jawab yang besar terhadap pembangunan sumber daya manusia dalam berbagai aspek kehidupan melalui Tri Dharma Perguruan tinggi untuk menyelesaikan permasalahan dan kebutuhan masyarakat terkait permasalahan stuntimg khususnya di Kabupaten Temanggung. Yang mana dari 14 mahasiswa ini akan di terjunkan di Desa Gentingsari yang terbagi menjadi tiga dusun diantaranya Losari, Waduk, Genting selama 1 bulan.

Baca Juga :  FAKSI Desak Kejaksaan Agung Ambil Alih Kasus Proyek Rp 13 M dan Rp 29 M di Aceh Timur

“Program KKN ini tentunya menjadi ajang latihan dalam kehidupan bermasyarakat harapanya kami mampu memperoleh berbagai ilmu dan wawasan baru, karena teori yang kami pelajari selama di bangku perkuliahan tentunya tidak lengkap dan sempurna ketika tidak mampu kita praktikan dan memberikan dampak kemanfaatan”, ujar Isna salah satu peserta KKN Desa Gentingsari.[]***

banner 300250