Kenakalan Remaja Titik Awal Penyakit Sosial

Masa remaja adalah masa transisi, dan kaum muda mempertanyakan peran mereka. Status ambigu remaja tersebut bermanfaat bagi remaja itu sendiri. Karena status ini memberikan waktu kepada remaja untuk mengalami penganiayaan dan kekerasan dalam berbagai gaya hidup dan menentukan pola perilaku, nilai, dan sifat yang cocok untuk mereka.

Remaja sedang dalam proses mengembangkan diri dan orang-orang di sekitarnya, dan akan mempengaruhi aspirasi, agama, dan bahkan masa depan mereka. Masa remaja seringkali dipandang sebagai masa yang sulit, bermasalah, dan rentan dengan masalah identitas ego.

Sebagian orang tua terkadang tidak memiliki waktu untuk memeperhatikan anak-anaknya yang beranjak remaja. Padahal saat beranjak remaja anak-anak sangat membutuhkan perhatian yang cukup untuk membetuk karakter daripada anak itu sendiri. Kenakalan remaja adalah masalah yang sering kali terjadi akibat kurangnya perhatian dari orang tua. Karena pada saat anak anak mulai beranjak remaja adalah masa masa pubertas yang biasanya timbul rasa keingintahuan yang besar dan anak anak itu sendiri akan mencari jati diri mereka yang sebenarnya. Dengan perhatian yang kurang dari orang tua anak anak remaja biasanya sering terlibat dengan kenakalan.

Kenakalan remaja adalah segala perbuatan melanggar aturan dalam masyarakat yang dilakukan oleh seorang remaja. Fenomena social ini kerap ditemuka pada kalangan pelajar terutama pada rentang usia 15 sampai 18 tahun . dampak yang dirsakan dapat berupa fisik maupun mental, mislknya kecanduan narkoba, minuman beralkohol, merokok, tawuran,serta adanya kepribadian yang menyimpang. Selain itu dampak kenakalan remaja pada keluarga dapat menyebabkan ketidakharmonisan dan terputusnya komnikasi antara orang tua dan anak.

Penyebab kenakalan remaja disebabkan dari factor dalam diri (Internal) maupun dari luar (eksternal). Factor internal kenakalan remaja biasanya terjadi karena remaja kerap berusaha mencari jati diri tanpa pengwasan orang tua dan mengalami kegagalan sehingga mereka melakukan berbagai macam kenakalan. Faktor eksternal kenakalan remaja biasanya terjadi karena adanya pengaruh dari kelompok pertemanan yang kurang baik serta perhatian yang kurang dari orang tua sehingga mereka mencari perhatian dari luar.

Baca Juga :  Aceh Tamiang dan 19 Kabupaten-Kota Lainnya Ditetapkan PPKM Level 3

Di Indonesia angka kenakalan remaja pada tahun 2015 mencapai 7.762 kasus. Masalah ini tentunya perlu diperhatikan bagi para orang tua yang memiliki anak remaja untuk memahami sesuatu tentang kenakalan remaja. Mengatasi kenakalan remaja masa kini, orang tua bisa mengajak anak berdiskusi menegnai aturan yang Anda tetapkan beserta konsekuensinya. Berikan pengertian bahwa aturan tersebut dapat melindunginya dari perbuatan yang akan merugikan dirinya sendiri.

Ciri-ciri kenakalan remaja ada empat, yaitu kejahatan yang menimbulkan kerugian fisik, kejahatan yang menimbulkan kerugian material, kejahatan sosial yang tidak merugikan orang lain, dan kejahatan yang melanggar status.

Kenakalan remaja memiliki banyak konsekuensi negatif bagi Anda dan orang-orang di sekitar Anda. Jika tidak segera ditangani akan semakin parah. Remaja yang melakukan kejahatan tertentu pasti dijauhi bahkan dikucilkan oleh banyak orang. Remaja ini hanya dipandang sebagai pengganggu yang meresahkan banyak orang.

Tingkat keparahan kenakalan remaja yang terjadi pada masa remaja harus dikurangi. Hal ini harus kita lakukan karena kita tidak boleh lupa bahwa generasi muda adalah harapan generasi penerus bangsa dan mereka adalah garda terdepan dalam pembangunan bangsa. Harapan bangsa dan bangsa adalah memiliki generasi muda yang berkualitas mental dan spiritual yang mau maju untuk meneruskan cita-cita perjuangan yang diusung oleh para pendahulu. Bangsa dan masa depan bangsa berada di pundak kaum muda, dan mereka bertanggung jawab untuk itu.[]

Pengirim :
Kesinatari, mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung

banner 300250