Mahasiswa PGMI INISNU Mengenal Sanggar Tajussalatin

Temanggung, Terasmedia.net – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PGMI Universitas Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menggelar kunjungan ke Sanggar Tajussalatin yang berada di Desa Tanjungan, Kembang Sari, Kandangan pada Kamis (24/06/2021).

Sanggar Tajussalatin ini merupakan sebuah Sanggar yang mendalami kerajinan tangan kain batik yang dikelola oleh Listiyono Rambat.

Listiyono Rambat merupakan seorang seniman yang lahir pada 17 Juni 1992, beliau merupakan maestro inisiator wayang beber dan seorang alumnus dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Saat kunjungan tersebut sang maestro Listiyono Rambat menyampaikan berbagai hal mengenai sejarah pendirian Sanggar Tajussalatin.

“Sanggar Tajussalatin bersasal dari judul buku terjemahan sebuah kitab Kota Bukhoro yang berarti kendi dan memiliki makna kendalining diri, motif Kawung Macaputan sebagai ciri khas dari Sanggar Tajussalatin ini menjadi sebuah produk karya uanggulan yang mana dalam tembung jawa bermakna menceritakan perjalanan hidup”, ujar maestro Rambat.

Baca Juga :  Lomba Baca Kitab Kuning Berakhir, Aceh Besar Juara Umum

Dalam kegiatan tersebut mahasiswa PGMI INISNU Temanggung mendapatkan berbagai ilmu terkait proses pembuatan kerajian kain batik mulai dari pengadaan alat dan bahan, proses pembuatan hingga tahap pemasaran produk.

“Sebagai para calon pendidik yang dibekali praktek seorang teacherpreneurship adanya kunjungan ini sangat diperlukan untuk menambah wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan praktik kewirausahan”, ucap Azmi salah seorang mahasiswa peserta kunjungan.

Di akhir perbincangan bersama Sulistiyo Rambat, beliau memberikan saran untuk berkarya seni bahwasanya sebagai calon seorang pendidik ajarkanlah sebuah seni dasar yang lebih mendalami terkait sifat atau keaslian seni, karena seni akan terkesan eksotis karena keaslianya. []

Liputan : Iis Narahmalia

banner 300250