Mahasiswa Universitas Pamulang Ajak Siswa Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini

Mahasiswa Universitas Pamulang beberapa waktu yang menggelar kegiatan Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat (PMKM) dengan mengangkat tema “Pengembangan Kerajinan Bali Dengan Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Sejak Dini Melalui Digital Marketing Dimasa Pandemi Covid-19” yang bertempat di SMP Negeri 4 Melaya, Gilimanuk, Bali.

Dalam memenuhi Tridharma Perguruan Tinggi yang diperkuat dengan adanya  Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-Undang ini berbunyi “perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”.

Pandemi Covid-19 berdampak luas terhadap krisis kesehatan maup ekonomi global sepanjang tahun 2020 lalu hingga tahun ini. Pemerintah negara-negara didunia melakukan berbagai upaya untuk mengurangi resiko covid serta kerjasama untuk menekan penyebaran Covid-19 sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi.

Pada beberapa waktu lalu sebanyak 85% UMKM di Bali terpaksa gulung tikar lantaran terus mengalami penurunan ekspor penjualan dan tidak mampu bersaing dengan produk-produk dari luar.

Baca Juga :  Artificial Intelligence (AI) pada Rekomendasi Video Youtube

Pandemi virus corona bukan hanya mengbah bagaimana orang menjaga kesehatan dalam kegiatan sehari-hari, namun juga bagaimana masyarakat menghibur diri. Sejak pandemic masyarakat sebisa mungkin dihimbau untuk berkegiatan didalam rumah, termasuk untuk mereka bekerja.

Masyarakat saat ini mengalihkan kebutuhan kehidupan mereka yang semua dating langsung secara fisik dengan cara menikmati konten – konten lewat platform digital.

Hal itulah yang melatar belakangi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Mahasiswa/I Universitas Pamulang yang bertujuan untuk mengembangkan kerajinan Bali dan memberikan pemahaman kepada Murid SMP Negeri 4 Melaya, Bali dan warga sekitar tentang dunia digital sebagai peluang usaha.

Kegiatan ini dilakukan agar anak-anak dapat mengerti tentang cara berwirausaha dengan sistem marketing online yang diikuti oleh 24 siswa mulai dari kelas 7 sampai kelas 9.

Baca Juga :  Bagaimana Teknologi Mengubah Cara Kita Memilih Pemimpin

Kewirausahaan dapat diajarkan oleh anak-anak sejak dini. Dengan ilmu yang baru diluar ilmu pelajaran sekolah halini dibutuh untuk siswa agar bisa mendapatkan ilmu lebih banyak lagi.

Dalam pelaksanaannya, Kelompok mahasiswa Universitas Pamulang yang diketuai oleh Desfita Fetiyaningrumi Pratiwi didampingi oleh rekannya Muhamad Ahrizal Muslim , Novem Elyesyah siregar dan Saepul Nopianto yang dibimbing langsung oleh  Dosen Universitas Pamulang Listya Sugiyarti SE., M.M yang membantu memberikan ide tentang peluang untuk berwirausaha dimasa pandemi covid-19. Dengan cara menjadikan keterampilan bali menjadi peluang usaha.

Karena banyak sekali keterampilan bali yang bisa menarik minat para pengunjung , mulai dari gelang , anyaman , lukisan yang sangat bagus untuk dijadikan usaha. Melalui program ini, siswa diajarkan untuk melihat peluang usaha yang bisa dijadikan pada masa pandemi covid-19.

Baca Juga :  Mengenal Malnutrisi pada Balita

Pada kegiatan ini siswa diajarkan tentang mareketing online yang sedang banyak diminati banyak kalangan karena pada masa covid orang-orang lebih sering berbelanja secara online agar menghindari kerumanan di suatu tempat.

Dengan adanya kegiatan pegabdian mahasiswa kepada masyarakat, Mahasiswa berharap, murid SMPN 4 Melaya dan warga sekitar mengetahui tentang bagaimana cara memulai bisnis online dimasa pandemic dengan memanfaatkan platform digital dan memperkenalkan serta melestarikan kerajinan Bali hingga bias dijangkau oleh seluruh dunia.[]

Pengirim :
Alifa
Mahasiswi Universitas Pamulang (UNPAM)
Tangerang Selatan – Banten, Hp : 0888 9101 0xx

banner 300250