Mengenal Jurnal Umum dalam Akuntansi

Oleh : Denisa Humaera*

Jurnal umum (general journal) adalah buku harian yang digunakan untuk mencatat bukti transaksi keuangan ke dalam kelompok akun debet dan akun kredit. Selain itu, jurnal umum merupakan hal penting dalam pencatatan akuntansi. Jurnal sendiri ialah alat untuk mencatat transaksi keuangan suatu perusahaan yang dilakukan secara kronologis (berdasarkan urut waktu terjadinya transaksi) dengan menunjukkan rekening yang harus didebet dan kredit beserta jumlah rupiahnya masing-masing.

Jurnal umum bertujuan untuk mengidentifikasi dan melakukan suatu hal yang berhubungan dengan transaksi keuangan. Jurnal umum sendiri memiliki beberapa tujuan yang luas, di antaranya mengidentifikasi transaksi keuangan yang terjadi, penilaian terhadap transaksi keuangan, pencatatan dampak ekonomi dari transaksi keuangan di dalam suatu perusahaan, mempermudah proses pemindahan dampak transaksi yang terjadi ke dalam sebuah akun sesuai transaksi, dan lain-lain.

Baca Juga :  Maraknya Penggunaan Bahasa Asing di Kalangan Generasi Milenial

Manfaat pemakaian jurnal umum di antaranya jurnal merupakan alat pencatatan yang menggambarkan pos-pos yang berpengaruh oleh suatu transaksi, jurnal merupakan suatu alat pencatatan yang memberikan gambaran secara kronologis sehingga dapat memberikan gambaran yang lengkap tentang semua transaksi keuangan pada suatu perusahaan yang berdasarkan urutan kejadian, jurnal juga dapat dipecah-pecah menjadi beberapa jurnal khusus yang dikerjakan oleh beberapa orang secara bersamaan. Buku besar tidak mungkin dikerjakan oleh beberapa orang pada waktu yang bersamaan.

Jurnal juga dapat disebut dengan Book Of Original Entry (buku catatan pertama) karena setiap transaksi yang terjadi di dalam suatu perusahaan harus dicatat terlebih dahulu ke dalam jurnal sebelum dibukukan dalam buku besar.

Bentuk dari buku jurnal pada kolom ke-1 digunakan utnuk mencatat tanggal terjadinya transaksi. Kolom ini terbagi atas dua bagian, bagian kiri digunakan untuk mecatat tahun dan bulan, sedangkan bagian kanan untuk mencatat tanggal. Kolom ke-2 digunakan untuk mencatat nama rekening yang didebet dan kredit. Dalam kolom ini dicatat juga keterangan atau uraian singkat tentang transaksi yang dicatat. Pada kolom ke-3 digunakan untuk mencatat nomor rekening yang didebet maupun rekening yang dikredit. Kolom ke-4 digunakan untuk mencatat jumlah rupiah yang harus didebet kan ke dalam suatu rekening yang namanya telah ditulis pada kolom ke-2. Kolom yang terakhir yaitu kolom ke-5 digunakan untuk mencatat jumlah rupiah yang harus dikreditkan ke dalam suatu rekening yang namanya telah ditulis pada kolom ke-2.

Baca Juga :  Pro atau Kontra? Ibu Kota Baru Indonesia Dinamai Nusantara

Proses pencatatan suatu bukti transaksi ke dalam jurnal umum yang harus diikuti dalam menjurnal meliputi : tahun ditulis pada baris pertama, nama bulan ditulis untuk transaksi yang pertama terjadi dalam bulan yang bersangkutan pada bagian atas kolom pertama, tanggal untuk setiap transaksi dicatat pada kolom pertama pada bagian kolom yang kecil, nama rekening yang didebet ditulis merapat di pinggir sebelah kiri dalam kolom (2) dan jumlah perdebetan dimasukkan ke dalam sisi kiri atau kolom (4) dalam kolom jumlah, nama rekening yang dikredit ditulis dalam baris berikutnya pada kolom (2) dan ditulis sedikit masuk ke sebelah kanan bila dibandingkan dengan nama rekening yang didebet, dan penjelasan atau keterangan ditulis pada baris berikutnya pada kolom (2). Sebaiknya keterangan ditulis secara singkat tanpa mengabaikan informasi yang penting dan dapat dipahami dengan jelas.[]

Baca Juga :  Penerapan Akutansi Dalam Kehidupan

*Penulis adalah Mahasiawi Prodi Ekonomi Syariah INISNU Temanggung – Jawa Tengah, email : denisahumaera1411@gmail.com

banner 300250