Pentingkah Menjadi Mahasiswa yang Aktif Berorganisasi Dalam Lingkungan Perkuliahan?

Mahasiswa dan Organisasi dua kata yang memiliki makna dan tentunya saling berhubungan. Sebenarnya apa sih makna yang terkandung dari 2 kata tersebut. Mungkin bagi sebagian orang status mahasiswa merupakan status tertinggi dan dianggap sebagai orang yang intalek. Dan apasih makna dari kata organisasi itu sendiri, tentunya organisasi memiliki banyak makna salah satunya dapat diartikan sebagai suatu kesatuan atau susunan yang terdidri atas orang-orang dalam perkumpulan untuk mencapai tujuan bersama

Memasuki dunia perkuliahan mungkin sebagian orang yang telah berkesempatan untuk mencicipi bangku perkuliahan mungkin akan sering mendengar tentang istilah kupu-kupu atau kura-kura. Mungkin sebagian mahasiswa yang ada di lingkungan kampus masih terpaku dengan zona nyaman. Yah zona nyaman, membahas tentang zona nyaman, beberapa orang memiliki zona nyamannya yang berbeda-beda.

Tapi disini kita akan membahas zona nyaman yang mungkin dijalankan oleh sebagian mahasiswa seperti: bangun pagi, berangkat ke kampus, duduk dikelas, absen, setelah itu pulang dan itu dilakukan setiap hari atau bahkan sampai satu semester berakhir. Sebenarnya melakukan kegiatan tersebut bukanlah hal yang salah. Namun alangkah lebih baik nya waktu kuliah kita dihabiskan dengan hal yang lebih bermanfaat contohnya masuk organisasi kampus dan mungkin menjadi mahasiswa dengan istilah kura-kura

Mau ikut Organisasi? Peran utama mahasiswa itu dikelas, belajar giat dan sukses? Yakin mau jadi kura-kura? Baru maba jangan aktif-aktif lah. Pertanyaan yang sering didengar di kalangan mahasiswa namun balik lagi kepada diri sendiri untuk menanggapinya, tentunya setiap individu mempunyai hak asasi untuk memilih berorganisasi maupun tidak, memilih keluar dari zona nyamannya maupun meneruskan zona nyaman. Itu semua tegantung dengan pikirin diri sendiri.

Dan perihal tujuan utama menjadi mahasiswa di kelas, mendapatkan nilai bagus dan meraih kesuksesesn mungkin tidak related dengan kehidupan zaman sekarang. Pemikiran-pemikiran sempit seperti itu yang terkadang selalu menjebak para mahasiswa untuk lebih berkembang. Benar bahwa memang mendapatkan nilai akademik merupakan tujuan utama, namun kebanyakan lupa bahwasannya ada hal yang penting sealin itu yaitu tentang bagaimana caranya bersiolisasi dengan orang lain. Dan tentang kesuksesan, kesuksesan dapat darimana saja salah satu nya adalah pengalaman. Pengalaman membuat diri sesorang bisa berkembang mulai dari sifat,pikiran,perilaku bahkan ilmu

Baca Juga :  Sambut Tamu Ala “Urang Kite”

Tentunya masuk dalam organisasi kampus kita telah berkontribusi menjadi mahasiswa yang aktif. Masuk ke dalam organisasi kampus dapat memerikan banyak manfaat kepada diri sendiri untuk sekarang ataupun masa yang akan datang. Seperti melatih softdkill, memperluas pergaulan yang positif, belajar memanajemen waktu, melatih public speaking dan melatih rasa kepeminpinan, belajar untuk menghargai pendapat orang lain, melatih cara adaptasi dengan orang baru, meningkatkan skill komunikasi, menambahkan teman dan relasi, membentuk pola piker menjadi lebih baik dan masih banyak lagi.

Namun pada dasarnya apakah kita memilih menjadi mahasiswa aktif yang ikut organisasi atau tidak itu semua terganatung pada masing-masing individu, asalkan sesuai dengan porsinya dan menikmati perjalan yang sedang dilakukan. Karna yang memegang kendali untuk mengatur jalan hidup kita adalah diri sendiri bukan orang lain. Maka dari itu mulailah memiliki mindset yang kritis untuk membawa hidup kita menjadi hidup yang bermanfaat dan lebih baik dari hari, minggu atau tahun-tahun sebelumnya.

“Don`t get yourself being KuPu-KuPu, berlembagalah, berprestasilah dan jangan lupa untuk bersyukur. So you`ll find what is true happiness”.[]

Pengirim :
Tiara Andhini, mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Bangka Belitung

banner 300250