Peran Guru PAUD sebagai Konselor

Pada pendidikan anak usia dini semua guru disebut dengan Guru BK atau konselor karena setiap Guru memahami perkembangan peserta didik dan membantu memahami berbagai informasi yang baru. Layanan untuk bimbangan Konseling di PAUD sangat di butuhkan karena untuk menunjang peserta didik memahami sesuatu yang ada.

Bentuk layanan yang ada di paud adalah sebagai berikut : pertama, Layanan Orientasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru, seperti lingkungan satuan pendidikan bagi siswa baru, dan obyek-obyek yang perlu dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran di lingkungan baru yang efektif dan berkarakter; kedua, Layanan Informasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/ jabatan, dan pendidikan lanjutan secara terarah, objektif dan bijak.

Baca Juga :  Fenomena “Klitih” di Yogyakarta sebagai Eksistensi Remaja Berakibat Pelanggaran HAM

Ketiga, Layanan Penempatan dan Penyaluran yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, peminatan/lintas minat/pendalaman minat, program latihan, magang, dan kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, objektif dan bijak; keempat, Layanan Penguasaan Konten yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan dalam melakukan, berbuat atau mengerjakan sesuatu yang berguna dalam kehidupan di sekolah/madrasah, keluarga, dan masyarakat sesuai dengan tuntutan kemajuan dan berkarakter-cerdas yang terpuji, sesuai dengan potensi dan peminatan dirinya.

Kelima, Layanan Konseling Perseorangan yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya melalui prosedur perseorangan; keenam, Layanan Bimbingan Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu sesuai dengan tuntutan karakter yang terpuji melalui dinamika kelompok.

Baca Juga :  Mengapa Kita Membutuhkan Guru Bimbingan Konseling?

Ketujuh, Layanan Konseling Kelompok yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah yang dialami sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji melalui dinamika kelompok; kedelapan, Layanan Konsultasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara dan atau perlakuan yang perlu dilaksanakan kepada pihak ketiga sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.

Kesembilan, Layanan Mediasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan dengan pihak lain sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji; dan ke sepuluh, Layanan Advokasi yaitu layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik untuk memperoleh kembali hak-hak dirinya yang tidak diperhatikan dan/atau mendapat perlakuan yang salah sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji.

Baca Juga :  Dilema Pergerakan Tingkat Upah Kerja

Kegiatan BK Paud untuk mendorong dan memfasilitasi sarana untuk peserta didik dengan melakukan kegiatan belajar melalui bermain . Anak usia dini adalah masa bermain, anak mengetahui pengetahuan yang baru dari bermain disitulah anak disebut belajar. Kegiatan belajar melalui bermain sebagi usaha untuk menjadikan anak “dari tidak tahu menjadi tahu” dari tidak bisa menjadi bisa”. Hal ini penting bagi guru untuk mengajarkan peserta didiknya dalam memahami sesuatu yang baru.[]

Pengirim :
Suci Salmiyatun
Mahasiswa Prodi PIAUD INISNU Temanggung
Email : sucisalmiyatun@gmail.com

banner 300250