[PUISI] Gerik Pintu Bambu

Pada suatu pagi
Aku berjalan-jalan sampai kelorong sepi
Kudengar, kulihat seorang Nenek Lelaki
Gerik membuka pintu bambu

Lalu aku segera mendekatinya
Memberikan sosialku padanya
Aku menguman dalam hatiku

Berhahagialah apa yang telah kuberikan padanya
Lalu aku minta pamit nya
Di pagi yang penuh makna.[]

Gampong Ladang, April 2024
Karya : Muhibbul jamil

banner 300250