Terapi Pandemi, NU Banat Kudus Manfaatkan Media Digital

Oleh : Muhammad Ansori*

Di era pembelajaran media digital ini, ketika seluruh dunia di landa wabah covid semua aktivitas manusia kini terbatas. Sehingga semua aktivitas harus dilakukan secara online baik itu berbelanja, bekerja dan bersekolah, dimana pembelajaran via digital ini minim nya dari jaringan nya yang kurang stabil untuk di aksesnya apalagi tidak semua orang memiliki perangkat yang dapat tersambung dengan internet. Tetapi siswa bisa berkomunikasi dengan guru bila jaringan nya kurang stabil namun pembelajaran dikelas dibatasi saja karna adanya covid-19. Begitu juga yang dilakukan MI NU Banat Kudus dalam mengatasi proses pembelajaran di selama masa pandemi berlangsung.

Pemanfaatan media digital sebagai pembelajaran sudah mengalami pengembangan yang signifikat. Hadirnya media digital ini memberikan beragam inovasi pedidikan, dimana pembelajaran kovensional yang kaku dan monoton akan digantikan dengan pembelajaran mengunakan media digital yang dianggap lebih praktis, fleksibel, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Bisa dibilang penggunaan media digital ini sebagai terapi pembelajaran karena, problematika pendidikan yang belum bisa membaik karena wabah pandemi yang berlangsung selama 2 tahun lebih.

Youtube Sebagai Media Pembelajaran

Youtube merupakan suatu website yang menyajikan berbagai video memungkinkan pengguna untuk menonton, menggungah dan berbagi video. Youtube merupakan salah satu media yang popular dan pasti banyak peserta didik yang dapat menggunakannya. Oleh karena itu youtube menjadi salah satu pertimbangan dalam media untuk pembelajaran.

Youtube merupakan salah satu sumber belajar guru dan peserta didik yang dapat diakses kapanpun. Dimana peserta didik dapat mempelajari berbagai materi yang telah diupload guru atau sebaliknya peserta didik dapat memberikan presentasi melalui youtube dan ditonton oleh guru, youtube juga memungkinkan peserta didik dalam memperluas pengetahuan mereka, karena youtube akan menyajikan berbagai informasi yang mereka cari.

Youtube sebagai media pembelajaran sangat beperan dalam menyediakan bahan pendidikan, karena youtube memiliki berbagai value dalam pendidikan, praktis digunakan dan dapat digunakan berbagai kalangan, dapat diakses dimana saja, memberikan berbagai informasi yang beragam, dan yotube gratis. Pernyatan ini memberikan kita gambaran bahwa youtube ini sangat berperan dalam membantu anak dalam mempelajari berbagai skill dan bermanfaat dalam mempermudah pemahaman, anak karena youtube memberikan variasi video yang membuat anak akan lebih focus dan lebih merasa nyaman pada saat pembelajaran.

Baca Juga :  Terkurung oleh Keadaan

E-Learning Sebagai Media Pembelajaran

Peserta didik lebih kreatif dalam mebuat video laporan maupun video presentasi. Membuat pembelajaran lebih praktis, efisien dan menyenangkan, karena youtube membuat anak lebih focus dalam memperhatiakan materi yang disajikan melalui video yang menarik dan interaktif.Youtube dapat diakses dimana saja, asal terdapat koneksi internet.

E-learning merupakan salah satu model pembelajaran menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, terutama pengunakan barang elektronik. E- learning berasal dari kata “e” yang merupakan singkatan dari elektronik dan kearning yang berarti pembelajaran. Jadi e-learning dapat diartikan sebagai pembelajaran melalui media elektronik, fokus penting e-learning yakni sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Pelaksanaan e-learning ini berupa kombinasi dari video, audio dan perangkat komunikasi lainnya. E-learning memiliki ciri-ciri antara lain : 1) memiliki konten yang searah dengan tujuan materi pembelajaran, 2.)Menggunkan metode instruksional, 3) mengunakan berbagai media untuk menyampaikan materi, 4) memusatkan pembelajaran langsung pada guru atau didesain untuk pembelajaran mandiri, 5) membangun pemahaman dan keterampilan yang terkait dengan tujuan pembelajaran.

E-learning sering disebut sebagai pembelajaran online, Pembelajaran online merupakan pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi seperti komputer dan handphone. Sehingga dalam proses belajar mengajar murid dengan guru tidak perlu pada tempat dan waktu yang sama, namun cukup menggunakan internet sebagai media. Dalam kondisi sekarang yang penuh dengan pembatasan dalam pendidikan, e-learning hadir sebagai salah satu sarana dalam penyelamat pendidikan pada masa pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun ini. Kegiatan belajar mengajar disekolah diberhentikan beberapa waktu untuk mengurangi penularan Covid-19.

Secara langsung Covid-19 ini memeberikan dampak yang besar pada pendidikan, keadaan ini membuat para guru dan murid harus menggunakan e-learning sebagai saran pembelajaran. Pada awal pembelajaran, mungkin guru dan murid harus beradaptasi dalam penggunaan media digital yang baru dalam dunia pendidikan. Dengan amemanfaatkan media digital ini menjadi penyelamat dalam pembelajaran tanpa adanya batasan ruang.

Baca Juga :  Apa Kabar Dunia Hari Ini?

Dalam pelaksanaan pembelajarannya guru hanya perlu meng-upload materi pembelajaran pada situs e-learning, materi yang di-upload ini dapat merbentuk file maupun video. Apabila murid ada yang belum paham dapat bertanya melalui forum diskusi, di forum diskusi murid dapat saling bertanya dan saling menjawab. Jika masih belum dapat memahami materi yang disampaikan murid dapat meyarankan diadakan nya pertemuan secara vitual, pertemuan ini dapat mengunakan bantuan dari aplikasi komunikasi seperti Zoom, Google Meet, Whatsapp, dan lain-lainnya.

Manfaatkan teknologi elektronik sehingga dapat memperoleh informasi dan komunikasi lebih mudah dan efisien. Menggunakan materi berupa video, file, audio yang dapat diakses mandiri. Materi pembelajaran dapat disimpan, diakases oleh siapa pun, ditonton dimanapun dan kapanpun. Memanfaatkan komputer ataupun handphone untuk proses pembelajarannya dan juga sebagai evaluasi kemajuan belajar serta untuk memperoleh materi dari berbagai sumber.

Penggunaan Media Video Kartun Sebagai Inovasi Pembelajaran

Penggunaan video kartun ini dapat mengatasi permasalahan pada audio visual yang dapat diatasi pada kelangkaan materi pendidikan dan materi yang telah diubah menjadi lebih fleksibel. Film kartun ini merupakan pelengkap pembelajaran karena di sekolah anak-anak mengenyam pendidikan formal dan di rumah anak-anak mendapatkan pendidikan informal, salah satunya melalui film kartun ini.

Manfaat menggunakan media kartun sebagai sarana pemberian materi yang lebih mudah dipahami dan perhatian anak akan lebih terarah sehingga memberikan motivasi kepada anak saat menonton video yang lebih menarik. Selain itu juga dapat menambah kosakata untuk meningkatkan perkembangan anak, menambah pengetahuan, anak dapat berimajinasi melalui video kartun, dan anak akan terhibur.

Misal kita ambil pada film Sponge Bob dimana video tentang sponge bob sangat informatif, komunikasinya di dalam video sangat baik, juga dapat menyampaikan nilai komunikasi dengan baik, dengan aksi satu arah. Juga menambah perbendaharaan kata, menambah pengetahuan tentang laut, menambah pengetahuan tentang hal-hal yang ada saat memasak yang ditunjukkan oleh Sponge Bob, dan juga mendapatkan ilmu tentang komunikasi dimana Sponge Bob ini memiliki berbagai macam tipe teman, disini anak-anak diajari untuk tidak membedakan diantara teman-temannya.

Baca Juga :  Pentingnya Kejujuran dalam Kehidupan yang Berkelanjutan

Pembelajaran melalui media harus lebih sering dilakukan karena dapat mempermudah untuk memahami materi yang ingin disampaikan dan dapat menumbuhkan minat serta motivasi belajar. Di dalam proses belajar mengajar disekolah ini harus didukung dengan menggunakan media pembelajaran yang dimana siswa cenderung lebih aktif dan tidak mudah bosan agar materi yang pelajaran bisa diterima oleh siswa. Dalam proses pembelajaran guru kelas di MI NU Banat mengadaan evaluasi pembelajaran baik kepada sesama guru maupun siswa untuk melakukan perbaikan dalam sistem pembelajaran.

Berawal dari penggunaan media sosial dengan adanya dampak positif dan negatifnya ini, diharap media digital dapat memperkuat dalam proses pembelajaran yang berlangusung di MI NU Banat Kudus. Dimana media digital dijadikan sebagai terapi wawasan pembelajaran yang tidak hanya menagacu pada buku atau materi mauoun metode pengajaran secara tradisional saja namun bisa di inovasikan secara apik dan berkualitas.[]

*Penulis adalah Mahasiswa INISNU Temanggung, Jawa Tengah, Hp/WhatsApp : 0838405707xx

banner 300250