Usaha Dibalik Penyembuhan Perekonomian Indonesia Ulah Pandemi Covid 19

Seperti yang kita ketahui dan kita rasakan bahwa pandemi covid 19 sudah memakan waktu yang sangat lama yaitu selama kurang lebih 3 tahun. Akibat dari pandemi covid 19 ini banyak mengakibatkan kerugian sehingga menurunnya perekonomian dari berbagai segi. Dimana covid 19 ini selain juga membunuh manusia juga dapat dikatakan membunuh atau mematikan perekonomian masyarakat.

Roda perekonomian di indonesia saat covid 19 berlangsung berada di bawah, namun pemerintah tidak akan membiarkan perekonomian indonesia hancur atau anjlok begitu saja. Berbagai usaha yang dilakukan pemerintah dalam membantu meningkatkan perekonomian indonesia pulih kembali.

Beberapa industri mengalami keterpurukan yang sangat dalam, namun secara keseluruhan perekonomian Indonesia telah mengalami kontraksi yang cukup menakutkan. oleh karena itu pemerintah memberikan perhatian terhadap sektor industri agar bisa menjalankan aktivitas sekaligus meningkatkan kinerjanya di saat pandemic covid-19. Oleh karena itu, berbagai kebijakan dan stimulus diluncurkan sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha untuk meningkatkan stimulus pemulihan ekonomi nasional.

Serta dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, menurunkan tingkat suku bunga, melakukan pembelian surat berharga Negara dan menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Tujuan dari penurunan tingkat suku bunga adalah meningkatkan likuiditas keuangan untuk mendorong aktivitas dunia usaha.

Baca Juga :  Bisa Sukses Karena Mindset

Dilansir dari Kominfo, wapres mengatakan sejak tahun 2020 pemerintah telah begitu banyak mengambil berbagai kebijakan yang sangat luar biasa untuk mengatasi dampak sosial ekonomi akibat dari pandemi virus covid 19, yaitu seperti realokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dan terdapat beberapa perkembangan positif yang berhasil dicapai dalam 1 tahun.

Dengan banyak nya usaha yang sudah dilakukan oleh pemerintah dalam upaya peningkatan ekonomi di tengah masyarakat tentu pastinya nanti akan membantu kita dalam memulihkan pendapatan sehari-hari dan memulihkan perekonomian yang sebelumnya dapat kita katakan bahwa perekonomian indonesia sedang tidak baik-baik saja dan butuh usaha untuk mengembalikan nya untuk normal kembali, agar terhindar dari yang namanya kemiskinan, pengangguran, dan bahkan tindak kejahatan sekaligus.

Saya juga dapat melihat bahwa perekonomian indonesia ini sangat mengalami penurunan yang di sebab kan karena banyaknya usaha yang tutup akibat dari adanya virus covid 19 ini. Penurunan dalam perekonomian ini disebabkan oleh kontraksi yang sangat dalam karena hamper semua Negara melakukan pembatasan mobilitas secara ketat. Bahkan banyak Negara yang menerapkan lockdown yang memberikan konsekuensi pada perekonomian yang langsung merosot sangat tajam.

Baca Juga :  Peranan Bimbingan Konseling di Sekolah Dasar

Selain itu, salah satu upaya untuk meningkatkan stimulus perekonomian pemerintah bisa memanfaatkan kehadiran UMKM. Nyatanya UMKM juga terlibat dalam meningkatkan perekonomian indonesia. Dimana UMKM ini berperan juga dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemic ditambah lagi UMKM tersebut sudah di dorong dengan adanya keberadaan financial technology yang nantinya membantu peran pemerintah dalam membangkitkan perekonomian indonesia.

Dampak yang paling signifikan adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Untuk mengatasi dampak covid-19, pemerintah mengeluarkan strategi dalam insentif atau stimulus perekonomian melalui teknologi informasi dan komunikasi ini. Menurut saya pemerintah harus membimbing par apelaku usaha dalam UMKM agar para pelaku usaha ini dapat ikut berperan aktif dalam bersaing demi terciptanya pasar domestic yang lebih produktif. Lalu produk-produk pelaku usaha ini dapat dijual dengan memanfaatkan digitalisasi yang ada, sehingga covid-19 tidak terlalu menjadi hambatan dalam jual beli produk karena adanya sarana digital yang dapat dimanfaatkan.

Baca Juga :  Merawat Alam, Merawat Budaya Desa Linggoasri, Inspirasi Moderasi Beragama untuk Generasi Muda

Selain itu, Covid-19 menyebabkan pelemahan ekonomi sehingga menyebabkan harga komoditas menurun. Akibat harga komoditas yang turun, pemerintah langsung melakukan tindakan-tindakan cepat, di antaranya adalah program vaksinasi, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan bantuan modal usaha untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) atau Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masyarakat. Tindakan cepat pemerintah ini tentu harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 695 triliun untuk biaya penanganan Covid-19. Tentunya masih banyak peran pemerintah yang lainnya dalam membantu kehidupan sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu kita sebagai masyarakat Indonesia tentu harus menggunakan bantuan-bantuan dari pemerintah ini dengan sebaik-baiknya dan selalu berusaha untuk mengurangi tali pen yebaran virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada.(*)

Pengirim :
Rahmat Hidayat
Mahasiswa UIN Imam Bonjol – Padang
Email : rahmatdiana190@gmail.com

banner 300250