TUMBUH kembang masa bayi dapat dikatakan sangat cepat, baik itu dilihat secara fisik ataupun secara psikis. anak yang baru lahir dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Perkembangan adalah perubahan secara fisik, emosi, dan kecakapan untuk menuju kedewasaan. Pada proses perkembangan bayi juga terdapat tahap-tahap atau fase fase tertentu yang dimana setiap bayi akan mengalami masa tersebut. Tapi memang pada kenyataannya dalam proses perkembangan bayi tidak semua bersamaan atau proses perkembangan bayi itu berbeda-beda.Pada masa perkembangan bayi seorang ibu harus memperhatikan dengan saksama, bagaimana proses perkembangan dan pertumbuhan bayinya, apakah sudah tepat pada masa berapa bulan harus mencapai pada tahap tahap tertentu.
Terdapat beberapa perkembangan yang dilalui pada masa bayi yaitu pada perkembangan fisik bayi, kognitif bayi dan sosial emosional masa bayi. pada tahap perkembangan fisik bayi antara umur 0-6 bulan kemampuan fisik lebih cepat dari pada kemampuan akal dan daya ingatnya. Keaktifan bayi pada usia tersebut biasanya pada bulan pertama dan kedua bayi sudah mulai melihat, mendengar dan merasakan dengan segenap inderanya. Bulan ketiga biasanya bayi dapat menegakkan kepala dan mengerakkan kepala. Bulan kelima dan keenam bayi dapat terkelungkap dan mengeser badan sendiri.
Perkembangan kognitif bayi juga dipengaruhi oleh faktor gizi, faktor asupan gizi seorang bayi juga mempengaruhi pertumbuhan otak anak. Seorang ibu dapat melihat proses perkembangn kognitif dengan cara melihat perilaku bayi. bayi umur 0-3 bulan yang paling khusus adalah melalui bayi dapat mengekspresikan dengan indranya. Hal yang biasa dilakukan adalah : 1) Bayi dapat memperhatiakn benda-benda yang bergerak; 2) Dapat mengenali wajah ibu dan ayahnya; 3) Bayi berkomunikasi dengan ekspresi wajah; 4) Dapat melakukan perilaku antisipatif.
Bayi umur 3-6 bulan perilaku yang bisa dilakukan adalah seperti bayi suka memasukkan benda-benda kedalam mulutnya, meraih benda- benda yang ada didekatnya.
Pada tahap sosial emosioanal bayi dapat Perkembangan emosi Menurut Wyeth Nutrition perkembangan emosi bayi berhubungan dengan kemampuannya dalam mengenali, memahami, serta mengendalikan emosi yang ia rasakan. Pada bulan pertama dan kedua si kecil sudah bisa bersosialisasi dengan sekitar meski hanya dengan kontak mata, tangisan, maupun gerakan tubuh ketika dia mendengar suara yang sangat tidak asing untuknya seperti suara ibu dan ayahnya, ia sering kali memberikan respons berupa senyuman.
Pada bulan ketiga dan keempat dapat melakukan interaksi dengan sesamanya, dia sudah mulai mampu untuk menirukan beberapa ekspresi. Bulan Ke-5. Memasuki bulan lima, bayi sudah bisa dikatakan dapat membedakan orang-orang sekitar, ia sudah mulai mengetahui mana orang lain, dan mana anggota keluarganya. Hal tersebut sangat amat membantu ibunya maupun siapapun yang merawatnya.
Bulan Ke-6. Pada usia enam bulan, kita makin dibuatnya tersenyum dengan tingkah laku si kecil yang makin ekspresif. Si kecil sudah bisa bermain dengan orang-orang sekitarnya dan dapat merespons dengan baik. pada bulan ini juga sudah mulai nampak karakter si kecil.[]***
Pengirim :
Ulya Muyasaroh
Mahasiswi PIAUD INISNU Temanggung
Email : ulyamuyasarog@gmail.com
