Setiap orang pasti ingin hidup yang bahagia dan mendapatkan kehidupan yang layak, hidup berkelimpahan harta yang didapatkan dengan mudah seolah adalah tujuan hidup bagi semua manusia yang ada di muka bumi ini.
Tetapi, mendapatkan pekerjaan di zaman sekarang tentu bukan hal yang mudah ditambah ketika kita tidak mempunyai soft skill atau hard skill. Tinggal bagaimana cara agar kita berfikir kritis untuk hidup yang layak, bersaing di dunia pekerjaan dengan ribuan orang.
Bekerja bukanlah satu–satunya usaha yang dapat kita lakukan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan hidup, membuka usaha sendiri adalah hal lain yang dapat kita lakukan untuk bisa survive dalam kerasnya kehidupan saat ini.
Membuka usaha secara mandiri adalah peluang yang sangat baik dalam Upaya memenuhi kebutuhan hidup saat ini dengan keterbatasan skill atau keahlian dalam dunia kerja contohnya menjalankan usaha food and beverage,fashion ,jasa atau lainnya.
Sebelum melangkah lebih jauh, riset pasar yang mendalam adalah mutlak. Ini bukan sekadar menebak, melainkan mengumpulkan data konkret tentang calon pelanggan, pesaing, tren pasar, dan ukuran pasar. Pahami siapa target audiens anda, apa kebutuhan dan keinginan mereka, serta bagaimana produk atau layanan anda dapat memenuhi celah tersebut. Analisis pesaing juga penting untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka, sehingga Anda dapat mengembangkan keunggulan kompetitif yang unik (Kotler, Philip., & Armstrong, Gary. (2018).
Hal yang perlu di perhatikan adalah bagaimana kemudian usaha yang dilakukan mampu bersaing di dunia pasaar yang sudah ada sehingga nantinya dapat muncul sebagai pemenang di dunia usaha yang kompetitif saat ini. Sebelum memulai untuk menjalankan usaha kita juga perlu mengetahui Langkah-langkah untuk menjalankan usaha supaya terhindar dari kegagalan.
Menurut tidak sedikit orang yang gagal dalam menjalankan bisnisnya, Sebagian orang menyerah dan patah semangat untuk melanjutkannya padahal itu sebuah loncatan menuju keberhasilan karna pada dasarnya kegagalan adalah awal dari keberhasilan.
Langkah awal untuk menghindari kegagalan memulai usaha yaitu dengan mempunyai niat yang kuat dan tekad teguh pada pendirian.
Dari sekian banyak hal yang harus diperhatikan dalam memulai sebuah usaha selain apa yang telah dijelaskan diatas, modal adalah hal utama yang harus diperhatikan saat memutuskan untuk memulai usaha. Pastikan memiliki modal yang cukup untuk memulai usaha, jangan bermodalkan nekat saja.
Menurut Josep (2019) Para pelaku usaha dituntut memiliki prinsip kejujuran agar bisa mendapatkan kunci sukses yang bertahan lama. Didalam menjalani usaha juga kita harus mempunyai sikap yang jujur dalam berwirausaha agar mempunyai pelanggan yang tetap, berwirausaha tidak tentang memikirkan keuntungan di awal saja tetapi juga harus memikirkan kedepannya.
Ketika kita mempunyai sikap yang jujur dan pelanggan yang tetap itu lebih menguntungkan di bandingkan dengan banyaknya konsumen di awal tetapi tidak Kembali lagi karna ketidakjujuran produsen.
Selain itu, kita juga harus pandai mengelola keuangan supaya tidak banyak kerugian yang kita dapatkan. Kebanyakan contoh pengusaha yang gagal dalam menjalankan usaha adalah menggunakan keuntungan itu untuk kebutuhan hidupnya. Tidak salah,tetapi alangkah baiknya penghasilan keuntungan yang di dapat itu lebih mengutamakan modal untuk bisnisnya terlebih dahulu.
Jadi, Ketika kita memutuskan untuk memulai usaha secara mandiri, maka kita harus memperhatikan hal – hal terkait dengan baik. Jangan sampai niat baik untuk berwiraswasta harus hancur di tengah jalan atau bahkan di awal usaha karena ketidak tahuan atau ketidakmatangan dalam mempersiapkannya.[]
Penulis :
Nurul Febrianti, Mahasiswa S1 Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Pamulang, email : febriantyn548@gmail.com
