Mahasiswa PMM UMM Membuat Inovasi Terobosan Paving Ramah Lingkungan

Kota Batu, TERASMEDIA.NET – Kelompok 38 PMM UMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Universitas Muhammadiyah Malang telah berhasil mengubah debu sisa pembakaran sampah rumah tangga menjadi material paving yang kokoh dan ramah lingkungan, selasa (06/02/2024) lalu.

Sebuah terobosan revolusioner telah dilakukan dalam upaya mengelola sampah rumah tangga di Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi inovatif dalam mengatasi masalah sampah dan dapat digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak.

Proses ini dimulai dengan pengumpulan debu sisa pembakaran sampah rumah tangga dari tungku pembakaran di RW 8 Pesanggrahan.

Setelah dikumpulkan, debu tersebut kemudian diayak menggunakan ayakan sederhana agar debu menjadi halus. Material debu ini berfungsi sebagai media pengganti pasir yang nantinya dicampur dengan semen, agar paving yang dihasilkan sangat kokoh dan kuat.

Baca Juga :  Bungkam Arsenal 2-0, Manchester City Sabet Gelar Carabao Cup 2026

Menurut Sulthon Ahkamil Hakim, Ketua Koordinator kelompok 38 PMM, langkah ini adalah langkah yang penting dalam mendukung konsep ekonomi sirkular.

“Dengan mengubah debu sisa pembakaran sampah rumah tangga menjadi paving, kami tidak hanya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara), tetapi juga menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat sosial,” kata Sulthon Ahkamil Hakim.

Penggunaan paving dari debu sisa pembakaran sampah rumah tangga juga diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh pembakaran sampah terbuka.

Dengan memanfaatkan limbah sebagai bahan baku, langkah ini juga mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam yang semakin terbatas.

Dengan terus berkembangnya inovasi dalam pengelolaan sampah, masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan semakin terlihat dekat.

Baca Juga :  Kado Indah HUT Kemerdekaan, Tamiang United Juara Soeratin U-15 Aceh

Transformasi debu sisa pembakaran sampah rumah tangga menjadi paving ramah lingkungan adalah bukti nyata bahwa sampah dapat menjadi sumber daya yang berharga jika dikelola dengan bijak dan inovatif.

Adapun Dosen pembimbing lapangan dalam kegiatan ini Widianto, ST, MT dan anggota kelompok mahasiswa PMM Bhaktiku Negeri Gelombang 2 di SDN Pesanggrahan 01 dan Desa Pesanggrahan yaitu Sulthon Ahkamil Hakim, Ilham Firmansyah, Erid Figo Pratama, Rahayu Candraningtyas, dan Indah Selfia Elani.[]

banner 300250