Merencanakan pendidikan sudah seharusnya teratur, hal ini dimulai dari pemahaman tentang cara lembaga tersebut didirikan. Dalam pendirian sebuah lembaga sudah seharusnya manajemen seleruhnya diserahkan oleh lembaga. Dengan tujuan lembaga atau organisasi yang dapat dicapai dengan cara yang efisien dan efektif dalam segala aspeknya. Bukan hanya mengenai biaya yang akan dikeluarkan oleh lembaga namun juga tentang perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengawasan dalam segala efisiensi.
Manajemen tersebut digunakan untuk mengelola, mengatur, dan/atau mengarahkan proses interaksi edukatif antara anak didik dengan pendidik dan lingkungannya secara terencana, teratur, dan sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Penyelenggaraan manajemen pendidikan yang sesuai dengan prinsip akuntabilitas, tampaknya masih sangat sulit. Walaupun banyak sekali tuntutan akan manajemen pendidikan yang akuntabel yang sudah digembar gemborkan.
Sebagai lembaga pendidikan, sudah seharusnya bahwa saat menghadapi anak usia dini yang berada di usia keemasan dikelola dengan tanpa ilmu pengetahuan. Jika pengelolaan tanpa ilmu pengetahuan terjadi, maka kekacauan akan terjadi. Bukan hanya bagaimana sebuah lembaga mengelola manajemen kurikulum, staf, atau yang lainnya namun dari segi pembiayaan lembaga PAUD juga sangat memerlukan sebuah manajemen yang baik.
Perwujudan pembiayaan pendidikan diimplementasikan dalam peningkatan kualitas pendidik terlebih dahulu dan tenaga kependidikan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan serta melakukan bimbingan secara intensif kepada siswa. Pembiayaan pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pendidikan, sebagai faktor pendukung.proses belajar akan berjalan secara maksimal apabila tujuan yang akan dicapai telah memnuhi persyaratan yang telah direncanakan sejak awal.
Dalam penyelenggaraan lembaga PAUD memerlukan persiapan matang, khususnya dari segi pembiayaan. Pengelola dari lembaga harus memperhatikan hal-hal yang harus disiapkan, setidaknya ada 9 hal yang harus disiapkan untuk membentuk sebuah lembaga yaitu, biaya investasi prasarana, biaya pembangunan sarana gedung, biaya perizinan, biaya sarana prasarana pembelajaran, biaya sumber daya manusia, biaya operasional, biaya kegiatan terprogram, dan masih banyak lagi.
Komponen keuangan dan pembiayaan merupakan komponen produksi yang menentukan penyelenggaraan kegiatan proses belajar di lembaga pendidikan terlaksana dengan baik. Dapat dikatakan juga setiap kegiatan yang dilakukab memerlukan pembiayaan.
Dalam penyelenggaraan PAUD ini diperlukan adanya Pengelolaan APBL atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Lembaga. Pembuatan APBL hbiasanya dilakukan ketika menjelang tahun akademik atau tahun pelajaran baru. Dengan APBL ini merupakan langkah-langkah positif untuk merealisasikan rencana yang telah disusun. Dalam menyusun pengelolaan pendapatan dan pengeluaran TK/PAUD Kepala Sekolah harus terbuka dengan guru-guru. Dengan adanya keterlibatan guru maka pengeluaran yang berkaitan dengan proses pembelajaran (media, bahan ajar, dan juga kegiatan rutin atau khusus) dapat tergambar dengan lebih terperinci.
Pengelolaan pendapatan dan pengeluaran harus disusun secara komperhensif dan realistis. Hal ini untuk meminimalisasi kemungkinan salah tafsir terhadap pendapatan maupun pengeluaran. Pengelolaaan pengeluaran yang baik merupakan pengeluaran yang sesuai dengan perencanaan. Dengan demikian, resiko kerugian dapat dihindari.
Setelah realisasi belanja dilakukan, tentunya diperlukan pelaporan mengenai APBL yang telah dibelanjakan. Laporan operasional dilaksanakan untuk mengawasi aktivitas lembaga terkait laporan operasional yang sering tidak dilengkapi. Semua kegiatan yang dilaksanakan TK/PAUD harus dilaporkan sebagai pertanggungjawaban kepala sekolah maupun tata usaha.
Dalam melakukan pelaporan dan pemhawasan pembukuan keuangan harus dilakukan secara teratur dan rapi sehingga dengan mudah dapat dibaca, diperiksa, dan dipertanggungjawabkan. Pelaporan dan pengawasan APBL harus dilakukan secara berkala agar tidak ada penyimpangan dalam penggunaan.[]***
Pengirim :
Nurmashinta Fadhilah, Mahasiswa INISNU Temanggung, email : shintanur962@gmail.com
