Aceh Tamiang Bangkit! Ratusan KK Korban Banjir Resmi Pindah dari Pengungsian ke Hunian Layak

Aceh, Berita0 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Senyum haru terpancar dari wajah warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. Impian untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak akhirnya terwujud. Pada Kamis (8/1/2026), Pj. Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, secara simbolis menyerahkan kunci Hunian Sementara (Huntara) kepada masyarakat di Kampung Upah, Kecamatan Karang Baru.

Penyerahan ini menjadi titik balik bagi ratusan keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir besar November lalu. Setelah satu bulan lebih bertahan di tenda darurat, mereka kini menempati hunian yang lebih aman, manusiawi, dan fungsional.

Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menekankan urgensi penyediaan hunian ini mengingat momen suci Ramadhan dan Idul Fitri yang kian dekat. Ia berkomitmen agar tidak ada lagi warganya yang harus merayakan hari kemenangan dalam kondisi memprihatinkan.

Baca Juga :  Ini 5 Kampus yang Mengalami Kenaikan Biaya Kuliah Tahun 2024

“Warga yang menghuni Huntara ini adalah mereka yang kehilangan rumah akibat banjir November lalu. Sebentar lagi kita menyambut Ramadhan dan Lebaran. Saya tidak ingin ada warga yang berlebaran di tenda, jadi kita terus berupaya semaksimal mungkin agar mereka mendapatkan hunian yang layak,” tegas Armia.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang masih terus berjibaku membersihkan sisa-sisa lumpur di berbagai titik. Targetnya, seluruh pengerjaan pembersihan selesai total sebelum memasuki bulan puasa.

Pembangunan Huntara ini tidak dilakukan secara asal-asalan. Bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Danantara, hunian ini dirancang untuk mendukung pemulihan fisik dan sosial warga.

Rohan Hafas, Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, menjelaskan bahwa konsep hunian ini adalah tentang membangun kembali kehidupan, bukan sekadar fisik bangunan.

Baca Juga :  Pemerintah akan Berikan Golden Visa untuk Investor IKN

Fasilitas yang tersedia di kawasan Huntara meliputi: Akses air bersih dan sanitasi memadai, aliran listrik dan akses internet, klinik kesehatan dan taman bermain anak serta listrik gratis untuk meringankan beban warga.

“Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan rumah, tetapi bagaimana hunian ini benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali membangun kehidupan,” ujar Rohan.

Distribusi Bertahap untuk 600 Unit

Secara total, terdapat 600 unit Huntara yang disiapkan untuk menampung warga dari berbagai desa terdampak. Pada tahap awal, 100 unit mulai didistribusikan agar proses adaptasi lingkungan berjalan dengan baik.

Berdasarkan data, para penerima manfaat berasal dari: 154 KK warga Sukajadi, Kec. Karang Baru, 179 KK warga Bundar, Kec. Karang Baru, 65 KK warga Kampung Kota, Kec. Kota Kualasimpang, 65 KK warga Kotalintang, Kec. Kota Kualasimpang serta warga terdampak di sekitar lokasi Huntara lainnya.

Baca Juga :  Wabup T. Zainal Jadi Irup Hari Lahir Pancasila: Mari Hidupkan Nilai-nilai Pancasila

“Masyarakat Aceh Tamiang tercinta, kita sama-sama berjuang untuk bangkit kembali. Saya akan perjuangkan semua untuk masyarakat,” ucap Armia menutup sambutannya dengan penuh semangat.

Kehadiran Huntara ini diharapkan menjadi secercah harapan baru bagi warga Aceh Tamiang untuk menata kembali masa depan mereka pasca-bencana.[]

Editor : Yeddi Alaydrus

banner 300250