Kualasimpang, TERASMEDIA.NET – Pemerintah Pusat berkomitmen melakukan rehabilitasi menyeluruh terhadap sektor ekonomi dan ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana alam pada November 2025 lalu. Komitmen ini mencakup perbaikan pasar rakyat, lahan pertanian, hingga ribuan hektare tambak perikanan.
Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat meninjau Pasar Pagi Kota Kualasimpang bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Jumat (09/01/2026).
Prioritas Rehabilitasi: Tambak, Sawah dan Pasar
Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah dengan dampak kerusakan terparah, khususnya di sektor perikanan. Dari total 30 ribu tambak di seluruh Aceh, sebagian besar berada di Aceh Tamiang.
“Semua akan direhabilitasi. Jadi sawah, tambak, pasar, semuanya kita tangani tahun ini. Insya Allah selesai dalam tahun anggaran berjalan,” tegas Menko Zulkifli.
Selain sektor perikanan, pemerintah mencatat sekitar 8.000 hektare sawah di Aceh Tamiang dari total 80.000 hektare di seluruh Aceh akan dipulihkan segera.
Bantuan Hunian dan Pemutihan KUR
Selain infrastruktur ekonomi, pemerintah juga memberikan perhatian pada aspek sosial dan perbankan. Untuk hunian, pemerintah fokus membangun Hunian Sementara (Huntara) yang ditargetkan rampung akhir bulan ini sebelum pembangunan rumah permanen dimulai.
Dan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), kabar baik bagi pedagang yang memiliki cicilan KUR namun kehilangan barang dagangannya akibat bencana. Sesuai kebijakan Presiden, mereka akan dibebaskan dari kewajiban kredit.
Pasokan Pangan Tetap Stabil
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan stok bahan pokok di Aceh Tamiang tetap aman. Koordinasi dengan distributor terus dilakukan untuk mencegah lonjakan harga.
“Pasokan kita jaga terus agar harga tetap stabil. Distributor pada prinsipnya siap menyalurkan barang ke gerai-gerai,” kata Budi.
Apresiasi Bupati Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan cepat dari jajaran menteri kabinet. Ia merasa optimis Aceh Tamiang bisa segera bangkit dari keterpurukan pascabencana.
“Alhamdulillah, Aceh Tamiang tidak sendiri. Kami terus didukung oleh Pemerintah Provinsi maupun Pusat. Insya Allah, kita dimampukan untuk bangkit dan pulih bersama,” ujar Armia dengan nada syukur.
Kunjungan lintas kementerian ini menjadi sinyal kuat sinergi pemerintah dalam memulihkan rantai pasok pangan dan menghidupkan kembali denyut ekonomi masyarakat di Bumi Muda Sedia.[]
Editor : Yeddi Alaydrus








