Pengaruh Gaya Hidup, Religiusitas, dan Literasi Keuangan Terhadap Minat Gen Z Berziswaf

Opini, Surat Pembaca290 Dilihat

Gaya hidup, religiusitas, dan literasi keuangan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z (Gen Z) dalam berziswaf (zakat, infak, sedekah, wakaf), terutama melalui penggunaan digital payment. Kombinasi ketiga faktor ini berkontribusi tinggi, mencapai 81,8% dalam memengaruhi minat tersebut, didorong oleh kepraktisan teknologi dan pemahaman nilai syariah.

Pada era globalisasi dan kemajuan teknologi, keuangan syariah telah menjadi salah satu pilihan utama masyarakat yang mencari alternatif sistem keuangan konvensional. Bank syariah menawarkan layanan yang berbasis pada prinsip-prinsip Islam, menjadikannya menarik bagi komunitas Muslim, khususnya Generasi Z.

Generasi ini memiliki karakteristik unik, termasuk kecenderungan terhadap teknologi, etika, dan keberlanjutan dalam keputusan keuangan mereka. Gen Z sering kali mendapat label negatif seperti terlalu individualistis, lebih banyak menghabiskan waktu di media sosial, hingga kurang memiliki kesadaran sosial dibandingkan Gen sebelumnya.

Namun, anggapan ini tak sepenuhnya benar. Justru, di era digital seperti sekarang, Gen Z adalah kelompok yang paling adaptif dalam memanfaatkan teknologi untuk berkontribusi pada perubahan sosial, termasuk dalam dunia filantropi Islam melalui Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).

Pengaruh variabel terhadap minat berziswaf Gen Z

Gaya Hidup (Lifestyle): Gaya hidup modern yang serba digital (penggunaan e-wallet atau digital payment) memudahkan Gen Z untuk berdonasi kapan saja dan di mana saja. Gaya hidup ini memengaruhi minat mereka secara parsial.

Baca Juga :  Menjadi Sarjana adalah Mimpiku

Religiusitas (Religiousity): Tingkat religiusitas yang tinggi mendorong Gen Z untuk mematuhi kewajiban agama, termasuk berziswaf. Hal ini membuat mereka cenderung memilih metode pembayaran digital yang tepercaya dan sesuai prinsip Islam.

Literasi Keuangan Syariah (Financial Literacy): Pemahaman yang baik mengenai prinsip keuangan syariah (larangan riba, keutamaan infak) meningkatkan keyakinan Gen Z untuk menunaikan ZISWAF. Literasi keuangan juga membantu mereka mengatur prioritas antara kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan spiritual.

Generasi Z selalu disebut dengan generasi manja yang selalu ingin instan dan suka over thinking, generasi muda harus mampu memasyarakatkan pemahaman bahwa ekonomi dan keuangan Syariah adalah pilihan yang tidak hanya rasional, inklusif, dan berkeadilan tapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah,salah satu faktor mendasar yang menentukan keberhasilan upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah adalah upaya peningkatan literasi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah.

Semakin tinggi pemahaman dan ketaatan beragama Gen Z, semakin besar keinginan mereka untuk menunaikan ZISWAF sebagai wujud ibadah dan ketaatan kepada Allah. Meskipun hidup di era modern, nilai-nilai keagamaan tetap mendasari perilaku sosial mereka. Religiusitas membuat mereka menyadari adanya hak orang lain dalam sebagian harta mereka. Salah satu kontribusi terbesar Generasi Z dalam dunia perzakatan adalah adopsi teknologi digital.

Baca Juga :  Mengenal Metode Montessori yang Terkenal di Dunia PAUD

Literasi keuangan syariah, digital marketing, dan word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z pada bank syariah. Sementara itu, literasi digital dan brand image memiliki dampak yang bervariasi, di mana beberapa studi menunjukkan tidak berpengaruh signifikan. Motivasi untuk mendapatkan keberkahan dan membantu sesama menjadi faktor pendorong utama (altruisme). Manfaat lain dari pemahaman literasi keuangan adalah mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.

Generasi Z tidak hanya menggunakan platform digital untuk membayar zakat, tetapi juga aktif dalam edukasi dan sosialisasi melalui media sosial. Dengan kecakapan digital mereka, zakat tidak lagi terbatas pad acara tradisional, melainkan menjadi bagian dari ekosistem digital yang inklusif, menghubungkan lebih banyak donator dan penerima manfaat secara real time serta memperluas jangkauan distribusi kebaikan.

Meskipun antusias, Generasi Z juga menghadapi tantangan dalam menunaikan zakat. Pola penghasilan yang tidak tetap, gaya hidup yang dinamis, dan kompleksitas perhitungan zakat untuk berbagai jenis aset modern menjadi kendala yang perlu diatasi.Namun, tantangan ini sekaligus menjadi peluang untuk inovasi. Di tengah kondisi ini, Generasi Z mulai memasuki fase produktif dan menjadi kekuatan ekonomi baru yang signifikan.

Dengan semangat berbagi yang tinggi dan kemampuan adaptasi yang luar biasa, Generasi Z berpotensi tidak hanya menjadi pembayar zakat yang taat, tetapi juga pionir dalam menciptakan ekosistem zakat yang lebih inklusif, efisien, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat luas,akan sangat menentukan seberapa besar dampak positif yang dapat diciptakan oleh generasi ini dalam memajukan peradaban melalui zakat.

Baca Juga :  Pentingnya Audit Kas dan Prosedurnya

Contoh pengaruh gaya hidup, religiusitas, dan literasi keuangan terhadap minat gen z berziswaf Gen Z yang aktif mengikuti kajian atau memiliki kesadaran agama yang tinggi (religiusitas) merasa wajib menyucikan harta melalui zakat dan menunaikan sedekah. Mereka tidak sekadar berdonasi, tetapi memastikan lembaga yang digunakan amanah Semakin tinggi religiusitas, semakin besar minat menggunakan platform ZIS digital.

Kesimpulan

Kombinasi antara kemudahan teknologi (gaya hidup), dorongan spiritual (religiusitas), dan pemahaman nilai (literasi) menjadikan Gen Z motor penggerak baru dalam filantropi Islam digital. Studi menunjukkan ketiga variabel ini mampu menjelaskan sebagian besar (hingga 81,8% dalam beberapa studi) alasan Gen Z berminat berziswaf.

Dapat disimpulkan bahwa gaya hidup, religiusitas, dan literasi keuangan syariah secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat Generasi Z untuk berziswaf (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), khususnya melalui platform digital.[]

Penulis :
Iin Nur Syafitri, Mahasiswi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

banner 300250