London, TERASMEDIA.NET – Final Emirates FA Cup 2025/2026 berlangsung sengit dan penuh drama saat Manchester City menghadapi Chelsea di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (16/5/2026).
Dalam pertandingan final yang disaksikan lebih dari 83 ribu penonton itu, Manchester City berhasil keluar sebagai juara usai menang tipis 1-0 berkat gol semata wayang Antoine Semenyo pada babak kedua.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Darren England, pertandingan langsung berjalan dalam tempo tinggi. Manchester City tampil dominan dalam penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Chelsea melalui kombinasi serangan cepat Jeremy Doku, Erling Haaland, serta Omar Marmoush.
Peluang pertama City hadir pada menit ke-9 melalui tendangan bebas Antoine Semenyo. Namun sepakan kerasnya masih mampu diblok pagar hidup Chelsea. Dominasi The Citizens semakin terlihat ketika statistik penguasaan bola pada menit ke-16 menunjukkan angka 74 persen untuk Manchester City.
Chelsea yang lebih banyak bertahan mencoba mengandalkan serangan balik cepat. Pada menit ke-22, Joao Pedro sempat melepaskan tembakan rendah ke arah gawang, namun masih mudah diamankan James Trafford.
Manchester City hampir membuka keunggulan pada menit ke-24. Erling Haaland melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya melenceng tipis di sisi kanan gawang Robert Sanchez.
Tensi pertandingan semakin meningkat memasuki pertengahan babak pertama. Chelsea mulai bermain lebih agresif hingga Enzo Fernandez dan Marc Cucurella harus menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras terhadap pemain Manchester City.
Pada menit ke-27, Manchester City sebenarnya sempat bersorak setelah Erling Haaland mencetak gol ke gawang Chelsea. Namun setelah pemeriksaan hakim garis, gol tersebut dianulir karena Haaland telah berada dalam posisi offside.
Chelsea beberapa kali mencoba membangun serangan melalui Cole Palmer dan Reece James, namun rapatnya lini belakang Manchester City membuat peluang The Blues sulit berkembang. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, pelatih Pep Guardiola melakukan perubahan dengan memasukkan Rayan Cherki menggantikan Omar Marmoush. Pergantian tersebut membuat pola serangan Manchester City semakin hidup.
City langsung menekan sejak awal babak kedua. Pada menit ke-47, Antoine Semenyo memperoleh peluang emas melalui sundulan jarak dekat, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Chelsea.
Chelsea juga tidak tinggal diam. Pada menit ke-55, Moises Caicedo hampir membawa timnya unggul lewat sundulan memanfaatkan bola rebound di depan gawang. Namun usaha tersebut berhasil digagalkan lini pertahanan Manchester City.
Kontroversi sempat terjadi pada menit ke-58 ketika pemain Chelsea meminta hadiah penalti akibat dugaan handball pemain Manchester City di dalam kotak terlarang. Akan tetapi wasit Darren England menilai tidak ada pelanggaran dan pertandingan tetap dilanjutkan.
Drama kembali terjadi pada menit ke-66 saat Joao Pedro terjatuh di kotak penalti usai mendapat hadangan pemain belakang Manchester City. Para pemain Chelsea kembali memprotes keputusan wasit, namun Darren England tetap tidak memberikan penalti.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Berawal dari skema serangan cepat di dalam kotak penalti, Antoine Semenyo dengan cerdik menyambut bola menggunakan tumit belakangnya. Bola meluncur deras ke dalam gawang tanpa mampu dihentikan Robert Sanchez dan membuat Manchester City unggul 1-0.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Chelsea berusaha keras mencari gol penyama kedudukan dengan memasukkan Pedro Neto dan Liam Delap untuk menambah daya gedor.
Pada menit ke-74, Enzo Fernandez memperoleh peluang emas setelah menerima umpan di depan kotak penalti, namun tendangannya masih melenceng tipis di atas mistar gawang Manchester City.
Manchester City nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-84 lewat Matheus Nunes. Sayangnya, tembakan keras pemain asal Portugal itu hanya membentur tiang kanan gawang Chelsea.
Chelsea terus menekan hingga masa injury time. Liam Delap hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-91 melalui sundulan keras di depan gawang, namun bola masih melebar tipis dari tiang kanan.
Hingga wasit meniup peluit panjang pada menit ke-90+6, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Manchester City.
Keberhasilan ini memastikan Manchester City meraih gelar Emirates FA Cup musim 2025/2026 sekaligus menambah koleksi trofi domestik mereka di bawah kepemimpinan Pep Guardiola. Sementara bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pukulan menyakitkan setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang penting sepanjang pertandingan di Wembley.[]
Editor : Sayed Mahdi










