Diterkam Buaya di Sungai Peunaron, Jenazah Warga Peureulak Barat Ditemukan Setelah 24 Jam

"Proses evakuasi menghadapi kendala karena lokasi kejadian merupakan kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya"

Aceh, Berita, Kliping128 Dilihat

Aceh Timur, TERASMEDIA.NET – Upaya pencarian terhadap Muhammad Dani (26), warga Gampong Teumpen, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya, akhirnya membuahkan hasil.

Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di aliran Sungai Peunaron Baru atau yang dikenal dengan sebutan DK 1. Korban sebelumnya dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya diserang buaya pada Jumat (4/9/2026).

Pencarian berlangsung selama kurang lebih 24 jam dengan melibatkan sejumlah personel SAR gabungan. Proses evakuasi menghadapi kendala karena lokasi kejadian merupakan kawasan yang dikenal sebagai habitat buaya.

Koordinator Tim SAR Aceh Timur, Herman, mengatakan pihaknya tidak melakukan penyelaman untuk mencari korban karena mempertimbangkan faktor keselamatan petugas.

Baca Juga :  Meulaboh Akademi Amankan Tiga Poin, Duel Persip Pase Kontra Lhokseumawe FC Berakhir Imbang

“Kami tidak berani untuk menyelam karena sungai tersebut memang habitat buaya,” kata Herman.

Selain keberadaan buaya, derasnya arus Sungai DK 1 juga menjadi tantangan bagi petugas dalam melakukan pencarian. Tim harus menyisir aliran sungai dengan penuh kewaspadaan.

Setelah dilakukan pencarian sejak korban dilaporkan hilang, jenazah Muhammad Dani akhirnya ditemukan muncul ke permukaan di kawasan tepian sungai. Lokasinya tidak jauh dari tempat sampan korban sebelumnya terbalik akibat serangan buaya.

“Jenazah korban timbul ke permukaan dekat tepi sungai, tidak jauh dari tempat sampannya terbalik diterkam buaya,” ujar Herman.

Keuchik Gampong Peunaron Baru, Safrizal, membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, jenazah korban ditemukan dalam kondisi utuh dan langsung dievakuasi oleh petugas dari lokasi penemuan.

Baca Juga :  Memahami Ukuran Tendensi Sentral, Dispersi dan Letak dalam Statistik Ekonomi

“Jenazah korban ditemukan dalam kondisi utuh dan timbul di tepian. Saat terlihat oleh tim, jenazah langsung dievakuasi oleh petugas,” kata Safrizal.

Dalam proses pencarian, Tim SAR juga mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri Kecamatan Peunaron, serta masyarakat setempat. Mereka bersama-sama membantu menyisir kawasan sungai untuk menemukan korban.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Muhammad Dani kemudian dibawa ke rumah duka untuk menjalani proses pemulasaran sebelum dimakamkan.

Safrizal mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar sungai, khususnya di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peureulak yang selama ini diketahui menjadi habitat buaya.

Menurut keterangan pihak keluarga dan keuchik setempat, Muhammad Dani rencananya akan dimakamkan pada Minggu (6/9/2026).[] TM/Red

banner 300250