Bupati Armia Pahmi Usulkan Pembangunan 2.017 Meter Jembatan dan 191 Kilometer Jalan Desa

Aceh, Berita, Nasional197 Dilihat

Jakarta, TERASMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mendorong pemerintah pusat mempercepat pembangunan infrastruktur perdesaan. Usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Armia Pahmi menyerahkan proposal yang memuat kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar di sejumlah wilayah perdesaan Aceh Tamiang. Usulan itu mencakup pembangunan jembatan sepanjang 2.017 meter serta penanganan jalan lingkungan dengan total panjang mencapai 191,6 kilometer.

Dari total kebutuhan jalan tersebut, Pemkab Aceh Tamiang mengusulkan pengaspalan sepanjang 175,6 kilometer. Sementara sekitar 15,9 kilometer lainnya direncanakan ditangani melalui pembangunan rabat beton.

Baca Juga :  Start Gemilang! PS Muda Sedia Menang Telak 6-1 atas PSLD JR

Selain jalan dan jembatan, Pemkab Aceh Tamiang juga mengusulkan peningkatan fasilitas pemerintahan di tingkat desa. Sebanyak 103 kantor desa yang mengalami kerusakan diusulkan untuk direhabilitasi berat atau direvitalisasi.

Pemkab juga mengajukan pembangunan 113 kantor desa baru yang dinilai belum memiliki fasilitas pelayanan yang memadai. Pembenahan tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa.

Bupati Armia Pahmi mengatakan, infrastruktur perdesaan merupakan salah satu fondasi penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Akses jalan dan jembatan yang baik akan mempermudah mobilitas warga, distribusi barang serta membuka konektivitas antarkampung.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur juga tidak dapat dipisahkan dari peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan di tingkat desa. Kantor desa yang layak diperlukan agar aparatur dapat memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Aceh Tamiag Gelar Gladi Bersih Upacara HUT RI ke-79

“Ketersediaan akses jalan dan fasilitas kantor desa yang layak akan mempercepat keterhubungan antarkampung serta mengoptimalkan tata kelola pemerintahan di level desa,” ujar Armia.

Ia berharap usulan tersebut mendapat dukungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal melalui dukungan anggaran maupun program pembangunan yang tepat sasaran.

Armia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat diperlukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan yang masih membutuhkan penguatan infrastruktur dasar.

Dengan dukungan tersebut, Pemkab Aceh Tamiang optimistis pembangunan infrastruktur perdesaan dapat memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.[] TM/Red

banner 300250