Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang bersama Kementerian Ekonomi Kreatif memperkuat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui peningkatan keterampilan dan kompetensi di sektor ekonomi kreatif.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi subsektor kuliner dengan skema barista yang digelar di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Jumat (11/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
Bupati Armia Pahmi mengapresiasi pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi masyarakat menjadi langkah strategis untuk membuka peluang usaha sekaligus menciptakan lapangan kerja baru setelah bencana.
Ia menilai keterampilan yang disertai sertifikasi profesi dapat meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk kembali produktif dan memiliki daya saing di dunia kerja.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengingatkan masyarakat agar tidak terus terbelenggu oleh musibah yang telah berlalu. Ia mendorong peserta menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk menatap peluang ekonomi ke depan.
Menurut Teuku Riefky, tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi memiliki peluang kerja yang luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara.
“Jangan dianggap remeh, karena tiga atau lima tahun ke depan, kita tidak sadar sudah bekerja di sebuah kafe di Eropa atau kapal pesiar. Peluang terbuka lebar di Nusantara hingga luar negeri,” ujarnya.
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif, Adi M. Rivai, menjelaskan peserta dibekali pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam dua batch. Batch pertama diikuti 112 peserta, sedangkan batch kedua sebanyak 82 peserta. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikat tersebut diharapkan menjadi bukti kompetensi bagi peserta untuk memasuki dunia industri maupun mengembangkan usaha secara mandiri, khususnya di bidang kuliner dan jasa penyajian kopi.
Dalam kegiatan itu, Bupati Armia Pahmi turut meracik kopi bersama peserta barista dan mencicipi hasil racikan mereka. Ia mengapresiasi kemampuan peserta yang dinilai semakin terampil dalam mengolah serta menyajikan kopi secara profesional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Staf Khusus Menteri Ekonomi Kreatif Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Plt. Sekda Aceh Tamiang, para kepala SKPK terkait, peserta pelatihan serta undangan lainnya.[] TM/Red










