Liverpool, TERASMEDIA.NET — Liverpool mengawali perjalanan di Premier League 2026/2027 dengan hasil yang belum sesuai harapan. Digadang-gadang sebagai salah satu kandidat kuat juara, The Reds justru belum mampu meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal.
Liverpool dua kali harus puas bermain imbang 2-2. Pertama saat bertandang ke markas Newcastle United di St James’ Park pada 23 Agustus 2026, kemudian kembali ditahan Nottingham Forest 2-2 di Anfield, Sabtu (29/8/2026).
Hasil tersebut membuat Liverpool baru mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan. Artinya, tim asuhan pelatih baru Andoni Iraola belum mampu meraih poin maksimal dari dua laga pembuka musim.
Dramatis di Markas Newcastle
Liverpool membuka musim dengan pertandingan sulit menghadapi Newcastle United. The Reds sempat dua kali tertinggal sebelum akhirnya menyelamatkan satu poin melalui gol dramatis pada penghujung pertandingan.
Newcastle lebih dulu membuka keunggulan melalui Anthony Elanga pada menit kelima. Liverpool kemudian menyamakan kedudukan melalui Cody Gakpo pada menit ke-55.
Hanya dua menit berselang, Newcastle kembali unggul lewat Joe Willock.
Ketika pertandingan seolah akan menjadi kemenangan Newcastle, Liverpool mendapatkan penalti pada masa tambahan waktu. Dominik Szoboszlai menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mencetak gol pada menit ke-90+9 untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Liverpool bahkan tampil cukup dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, ketidakmampuan mengubah dominasi menjadi kemenangan membuat mereka harus puas membawa pulang satu poin.
Kembali Tertinggal di Anfield
Situasi serupa kembali terjadi ketika Liverpool menjamu Nottingham Forest di Anfield, Sabtu (29/8/2026).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Liverpool justru dikejutkan oleh gol Dan Ndoye pada menit ke-24. Forest berhasil mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir.
Liverpool bangkit setelah turun minum. Penyerang anyar mereka, Alexander Isak, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-60.
Namun, Forest kembali mendapatkan keuntungan setelah wasit memberikan penalti. Morgan Gibbs-White sukses mengeksekusi tendangan dari titik putih pada menit ke-70 dan membuat tim tamu kembali unggul 2-1.
Liverpool akhirnya kembali menunjukkan mentalitas untuk mengejar ketertinggalan. Pemain anyar Víctor Muñoz menjadi penyelamat setelah mencetak gol pada menit ke-82 sekaligus mengubah skor menjadi 2-2.
Gol tersebut menjadi gol pertama Muñoz di Premier League dan terasa sangat penting karena menghindarkan Liverpool dari kekalahan di kandang sendiri.
Iraola Masih Mencari Kemenangan Perdana
Dua hasil imbang tersebut membuat era Andoni Iraola di Liverpool belum berjalan mulus. Pelatih asal Spanyol itu masih harus menunggu kemenangan pertamanya di Premier League bersama The Reds.
Menariknya, dalam dua pertandingan awal tersebut Liverpool selalu harus bangkit dari ketertinggalan. Kondisi ini menunjukkan adanya semangat juang, tetapi pada saat yang sama memperlihatkan persoalan yang harus segera diperbaiki, terutama dalam organisasi pertahanan dan konsistensi permainan sejak menit awal.
Liverpool memang belum terkalahkan, tetapi dua hasil imbang juga berarti mereka telah kehilangan empat poin dari kemungkinan enam poin.
Bagi tim yang memasang target tinggi dan disebut sebagai salah satu kandidat juara, kehilangan poin sejak awal tentu menjadi catatan. Persaingan Premier League sangat panjang, tetapi selisih poin yang terbuang pada awal musim dapat menjadi sangat berarti ketika kompetisi memasuki fase akhir.
Meski demikian, perjalanan masih sangat panjang. Dua pertandingan belum cukup untuk mengukur peluang Liverpool menjadi juara. Iraola masih memiliki waktu untuk membenahi permainan dan membangun keseimbangan skuad.
Yang jelas, calon juara Liverpool belum menunjukkan start sempurna. Dua pertandingan, dua kali seri dengan skor identik 2-2, dan baru mengantongi dua poin.
The Reds kini dituntut segera menemukan kemenangan pertamanya jika ingin menjaga ambisi besar mereka di Premier League 2026/2027.[] TM-W001










