Kadisdikbud Aceh Timur Dorong Guru PAUD Kuasai Digitalisasi Pembelajaran

Aceh, Berita, Pendidikan15 Dilihat

Aceh Timur, TERASMEDIA.NET – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si., mengajak seluruh insan pendidikan, termasuk Dewan Pendidikan, untuk mengambil peran aktif dalam mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran di lingkungan sekolah, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ajakan tersebut disampaikan Bustami saat membuka kegiatan Akselerasi Digitalisasi Pembelajaran Guru PAUD yang berlangsung di Aula SD Negeri 6 Peureulak, Rabu (22/7/2026).

Dalam sambutannya, Bustami menegaskan bahwa perkembangan teknologi di era modern menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Menurutnya, para pendidik harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran agar mampu menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, interaktif, dan berpusat pada peserta didik.

“Digitalisasi pembelajaran telah menjadi kebutuhan bersama. Karena itu, kami berharap seluruh tenaga pendidik di Aceh Timur mampu mengikuti perkembangan teknologi melalui kegiatan seperti ini, sehingga kualitas pembelajaran semakin meningkat,” ujar Bustami.

Baca Juga :  Universitas Teuku Umar Buka Prodi Baru, S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam mendukung transformasi pendidikan menuju sistem pembelajaran yang lebih berkualitas, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Atas nama Disdikbud Aceh Timur, Bustami juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, narasumber, fasilitator, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semoga pelatihan ini dapat menambah wawasan dan kompetensi para guru sehingga mampu menghadirkan proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi peserta didik,” katanya.

Bustami menambahkan, dunia saat ini tengah berada pada era transformasi digital yang berkembang sangat cepat. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari cara bekerja, berkomunikasi, memperoleh informasi, hingga proses belajar.

Baca Juga :  Mahasiswa IPB Kembangkan Inovasi Pelet Ikan Nila Berbasis Limbah

“Oleh karena itu, dunia pendidikan tidak boleh tertinggal. Pendidikan harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Aceh Timur, Munir, S.Ag., mengatakan bahwa digitalisasi pembelajaran bukan sekadar menghadirkan komputer, internet, atau perangkat digital di ruang kelas.

Menurutnya, digitalisasi merupakan transformasi proses pembelajaran agar lebih efektif, efisien, menarik, dan berpusat pada peserta didik sehingga mampu mengembangkan potensi mereka secara optimal.

“Teknologi harus menjadi alat yang membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, bukan menggantikan peran guru itu sendiri,” ujar Munir.
Ia menyebutkan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 guru PAUD dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Timur. Para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak penerapan pembelajaran berbasis digital di satuan pendidikan masing-masing.

Baca Juga :  PT. Mifa Bersaudara Resmi Jadi Sponsor Persiraja di BRI Liga 1

Meski demikian, lanjut Munir, secanggih apa pun teknologi yang dimiliki, tidak akan pernah menggantikan sentuhan kemanusiaan, keteladanan, nilai-nilai karakter, serta kepedulian yang diberikan seorang guru kepada peserta didiknya.

Di akhir kegiatan, Munir mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman, memperluas wawasan, serta membangun jejaring kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Aceh Timur,” pungkasnya.[] M. Thaib/TM-W013

banner 300250