Dosen UNSAM Raih Dua Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Aceh, Berita, Pendidikan130 Dilihat

Langsa, TERASMEDIA.NET – Universitas Samudra (UNSAM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam ajang Seminar Dampak Pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026, salah satu dosen Fakultas Sains dan Teknologi UNSAM berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi sekaligus.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 1–3 Juli 2026 di Ruang Auditorium Utama Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Kota Medan, diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat bekerja sama dengan Universitas Prima Indonesia.

Seminar tersebut menjadi wadah diseminasi hasil pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak sekaligus sarana penyampaian capaian dan kontribusi kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dijalankan berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatra.

Baca Juga :  Ditjen Imigrasi Dukung Pekerja Migran dengan Berlakukan Biaya Pembuatan Paspor Nol Rupiah

Pada kesempatan tersebut, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra, Dr. Taufan Arif Adlie, S.T., M.T., sukses meraih dua penghargaan dalam ajang PKM Mahasiswa Berdampak Tahun 2026.

Dua penghargaan yang berhasil diraih meliputi kategori Gold untuk Dosen Pendamping Inspiratif, serta Bronze untuk Dampak Pemberdayaan dan Implementasi Teknologi Inovasi Terbaik.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendampingi mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Seminar ini juga menjadi bagian dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Berbagai perguruan tinggi mempresentasikan hasil program pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan, terutama yang berfokus pada upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Baca Juga :  Hari ini Terakhir Eksebisi Cabor Berkuda Memanah PON XXI di Aceh Tamiang

Selain menjadi ajang berbagi praktik baik, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap sejauh mana dampak sosial yang berhasil diciptakan melalui berbagai program pengabdian.

Keberhasilan yang diraih Dr. Taufan dinilai menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dosen dan mahasiswa mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, namun juga mampu menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.

Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Samudra dalam mendorong pengembangan riset terapan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada kebermanfaatan.

Capaian tersebut juga menjadi kebanggaan bagi Universitas Samudra karena menunjukkan peran aktif sivitas akademika dalam mendukung program nasional berbasis pengabdian masyarakat.

Baca Juga :  Muhammad Warga Matangkuli Penderita Kanker Tenggorokan Harap Uluran Tangan para Dermawan

Menanggapi penghargaan yang diraihnya, Dr. Taufan Arif Adlie menyampaikan harapannya agar pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Samudra.

“Harapan saya dengan penghargaan ini bisa memotivasi seluruh civitas akademika UNSAM untuk lebih termotivasi menjadikan UNSAM sebagai salah satu kampus paling berdampak bagi masyarakat Aceh, Indonesia, bahkan dunia,” ujarnya.

Universitas Samudra berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan perguruan tinggi, sehingga dapat menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat sekaligus mengharumkan nama institusi di tingkat nasional.[]

banner 300250