SMSI Aceh Tamiang Resmi Dikukuhkan, Saiful Alam Tekankan Profesionalisme dan Independensi Pers

Aceh, Berita85 Dilihat

Banda Aceh, TERASMEDIA.NET – Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Aceh Tamiang resmi dikukuhkan di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026) malam.

Pengukuhan dilakukan langsung Ketua SMSI Pusat, Firdaus, didampingi Ketua SMSI Aceh, Aldin NL, bersama jajaran pengurus SMSI Aceh. Dalam kegiatan tersebut, pengurus SMSI dari sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh juga turut dikukuhkan.

Ketua SMSI Aceh Tamiang, Saiful Alam, SE, bersama Sekretaris H. Jasmani dan Bendahara Syafrial Koto serta jajaran pengurus lainnya, menyatakan kesiapan menjalankan amanah organisasi sekaligus memperkuat keberadaan perusahaan media siber di daerah.

Saiful mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan meningkatkan profesionalisme perusahaan pers yang tergabung dalam SMSI Aceh Tamiang.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi kami untuk menjalankan amanah organisasi dengan sebaik-baiknya. Kami ingin SMSI Aceh Tamiang menjadi wadah yang mampu memperkuat perusahaan media siber sekaligus mendorong terciptanya pemberitaan yang profesional, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujar Saiful.

Baca Juga :  Perindo Luncurkan Polling Pilpres Terbuka Nasional, Ini Nama 16 Kandidat

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat telah mengubah pola masyarakat dalam memperoleh informasi. Kondisi tersebut membuat perusahaan media siber dituntut tidak hanya mampu menyajikan berita secara cepat, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan akurat dan telah melalui proses verifikasi.

Karena itu, SMSI Aceh Tamiang berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tata kelola perusahaan pers, serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip jurnalistik di kalangan perusahaan media yang tergabung di dalamnya.

“Media memiliki peran strategis dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen agar media yang tergabung dalam SMSI tetap mengedepankan independensi, verifikasi informasi, serta kepentingan publik,” katanya.

Di tengah dinamika industri media digital, Saiful juga menilai sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pers yang sehat di Aceh Tamiang.

Baca Juga :  FAKSI : Apakah Hanya 6 Orang Terlibat Korupsi Pembangunan Jalan di Aceh Timur?

SMSI Aceh Tamiang, kata dia, akan membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah, organisasi pers, pelaku usaha, akademisi, komunitas dan masyarakat untuk mendorong pertukaran informasi serta kerja sama yang konstruktif.

Namun, sinergi tersebut tetap harus ditempatkan dalam koridor independensi pers.

“Sinergi tentu penting, tetapi tetap dalam koridor independensi pers. Kami terbuka untuk membangun kerja sama yang positif dan konstruktif, terutama dalam mendukung kemajuan daerah melalui penyebaran informasi yang akurat dan mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

Saiful juga mengajak seluruh pengurus SMSI Aceh Tamiang membangun soliditas dan semangat kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, tanggung jawab organisasi bukan hanya berada di pundak ketua, tetapi menjadi amanah bersama seluruh pengurus.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua SMSI Pusat Firdaus, Ketua SMSI Aceh Aldin NL, serta seluruh jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada SMSI Aceh Tamiang untuk menjalankan organisasi di Bumi Muda Sedia.

Baca Juga :  Tragedi di Karang Baru: Anak 12 Tahun Tewas Tertimbun Longsoran Tanah Bukit Setinggi Enam Meter

“Kepercayaan ini merupakan tanggung jawab yang harus kami jalankan bersama. Kami berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara solid dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan SMSI serta perkembangan pers di Aceh Tamiang,” ujarnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan tersebut, SMSI Aceh Tamiang diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya memperkuat perusahaan media siber, tetapi juga ikut mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, profesional dan berintegritas.

Bagi Saiful, tantangan media di era digital bukan semata-mata bagaimana sebuah berita dapat dipublikasikan dengan cepat, tetapi bagaimana informasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kecepatan penting, tetapi akurasi, verifikasi dan tanggung jawab kepada publik jauh lebih penting,” pungkasnya.[] TM-W001

banner 300250