Saiful Alam Pimpin ORARI Aceh Tamiang, Siap Perkuat Komunikasi Kebencanaan

Aceh, Berita292 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Saiful Alam, SE, dengan callsign YD6AAK, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Tamiang dalam Musyawarah Lokal (Muslok) Pembentukan ORARI Lokal Aceh Tamiang Tahun 2026, Minggu (18/10/2026).

Musyawarah yang berlangsung di Aula FN Coffee, Kampung Dalam, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, menjadi momentum penting bagi pembentukan kepengurusan definitif sekaligus memperkuat peran radio amatir dalam pelayanan komunikasi kepada masyarakat.

Sebelum menetapkan ketua, forum musyawarah terlebih dahulu menetapkan susunan Dewan Pengawas dan Penasehat (DPP) ORARI Lokal Aceh Tamiang. Ichsan (YB6CX) dipercaya sebagai ketua merangkap anggota, Seprianto (YD6AZY) sebagai sekretaris merangkap anggota, serta Syahri (YD6AZR), Oki Kurnia (YD6BAE), dan Erwan (YD6AYF) sebagai anggota.

Baca Juga :  Komisioner Komisi Independen Pemilihan Aceh Tamiang Dilantik

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, dan dihadiri Ketua ORARI Daerah Aceh, T. Marzuki (YB6AK), beserta jajaran pengurus. Sejumlah perwakilan ORARI lokal dari Langsa, Aceh Timur, Lhokseumawe, Bireuen, dan Bener Meriah turut hadir, bersama perwakilan ORARI Daerah Sumatera Utara.

Perkuat Peran ORARI untuk Masyarakat

Terpilihnya Saiful Alam diharapkan menjadi awal penguatan organisasi amatir radio di Aceh Tamiang, baik dalam pembinaan anggota, peningkatan keterampilan komunikasi radio, maupun pengabdian sosial.

Pengalaman banjir besar yang melanda Aceh Tamiang pada November 2025 menjadi pelajaran penting mengenai kebutuhan jalur komunikasi alternatif. Ketika jaringan telekomunikasi dan pasokan listrik terganggu, komunikasi melalui radio amatir dapat membantu penyampaian informasi darurat dan koordinasi penanganan bencana.

Baca Juga :  Pascabanjir Aceh Timur, Ketika Berbagai Masalah Mencuat dan Menggerus Kepercayaan Publik

Karena itu, keberadaan ORARI Lokal Aceh Tamiang memiliki potensi strategis untuk mendukung komunikasi lintas wilayah, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penyampaian informasi secara cepat dan terkoordinasi.

Ke depan, penguatan organisasi diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas anggota, kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan frekuensi radio, serta sinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait.

Dengan terbentuknya kepengurusan definitif, ORARI Lokal Aceh Tamiang diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi penggemar komunikasi radio, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam mendukung kesiapsiagaan bencana serta kegiatan sosial kemasyarakatan.[] TM/Red

banner 300250