Aceh Tamiang Menyala! 116 Peserta UNAR Pecahkan Rekor di Aceh

Aceh, Berita22 Dilihat

Aceh Tamiang,  TERASMEDIA.NET — Aceh Tamiang Menyala! Sebanyak 116 peserta mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) ORARI Lokal Aceh Tamiang Tahun 2026, Sabtu (17/10/226) di Laboratorium Komputer SMP N 1 Karang Baru.

Jumlah tersebut menjadi rekor tersendiri dalam penyelenggaraan UNAR di Aceh Tamiang, sekaligus mendapat apresiasi dari Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, dan Ketua Koordinator Daerah (Korda) ORARI Aceh, Kiki Oemar.

Tingginya partisipasi masyarakat ini menjadi momentum penting bagi perkembangan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) di Bumi Muda Sedia. Antusiasme 116 peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk bergabung dalam komunitas amatir radio, yang tidak hanya bergerak di bidang komunikasi, tetapi juga berpotensi mendukung komunikasi darurat saat terjadi bencana.

Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam mengikuti ujian tersebut. Ia menilai keikutsertaan peserta dalam jumlah besar merupakan perkembangan positif bagi penguatan komunikasi masyarakat di daerah.

Baca Juga :  PDIP Aceh Gelar Silaturrahmi Bersama Organisasi Sayap Bamusi

Menurutnya, keberadaan anggota ORARI memiliki arti penting, terutama dalam mendukung kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Ketika jaringan telekomunikasi konvensional mengalami gangguan, komunikasi radio dapat menjadi salah satu sarana alternatif untuk membantu penyebaran informasi dan koordinasi penanganan darurat.

Armia Pahmi berharap semangat yang ditunjukkan para peserta UNAR dapat menjadi awal tumbuhnya komunitas amatir radio yang aktif, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat Aceh Tamiang.

Kiki Oemar: Sejak 1986, Baru Kali Ini Pecah Rekor

Apresiasi juga disampaikan Ketua Korda ORARI Aceh, Kiki Oemar. Ia menyambut positif capaian 116 peserta UNAR di Aceh Tamiang yang menurutnya menjadi pencapaian luar biasa dalam perkembangan amatir radio di daerah tersebut.

Baca Juga :  KPK: 25 Persen Kasus Korupsi Terkait Pengadaan, Rawan Disusupi “Mufakat Jahat”

Kiki Oemar menyebutkan, sejak 1986, baru kali ini di Aceh Tamiang mencatat jumlah peserta UNAR sebanyak. Ia membandingkan capaian tersebut dengan penyelenggaraan UNAR di sejumlah kabupaten/kota lain di Aceh yang biasanya diikuti sekitar 20 hingga 60 peserta.

“Ini menjadi kebanggaan bagi ORARI Aceh. Sejak 1986, baru kali ini terjadi rekor jumlah peserta UNAR di Aceh Tamiang, dengan 116 peserta,” ungkapnya.

Menurut Kiki, capaian tersebut patut diapresiasi karena memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap dunia komunikasi radio amatir. Ia berharap semangat ini dapat terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi perkembangan ORARI di kabupaten/kota lainnya di Aceh.

Bukan Sekadar Rekor, tetapi Awal Pengabdian

Baca Juga :  Keindahan Pemandian Kuala Paret Buat Pengunjung Takjub

Keberhasilan menghimpun 116 peserta UNAR tidak hanya menjadi catatan jumlah keikutsertaan, tetapi juga membuka peluang bagi semakin luasnya jaringan komunikasi amatir radio di Aceh Tamiang.

Ke depan, para anggota baru diharapkan dapat meningkatkan keterampilan komunikasi radio, menjunjung tinggi ketentuan yang berlaku, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama ketika terjadi keadaan darurat dan bencana.

Dengan semangat “Aceh Tamiang Menyala!”, capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, memperluas partisipasi masyarakat, dan membangun ORARI yang semakin aktif serta bermanfaat bagi daerah.

Rekor 116 peserta tersebut sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Tamiang dan dorongan bagi perkembangan komunikasi amatir radio di Aceh.[] TM/yeddi

banner 300250