Datok Zulham Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong Lewat Program Jumat Bersih

Aceh, Berita52 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Semangat kebersamaan kembali digaungkan di Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Datok Penghulu Kampung Pandan Sari, Zulham, mulai merealisasikan salah satu program unggulannya, yakni Gotong Royong Jumat Bersih, yang resmi dilaksanakan perdana pada Jumat (24/7/2026).

Program tersebut menjadi langkah awal Zulham dalam membangkitkan kembali budaya gotong royong yang selama ini dinilai mulai memudar di tengah masyarakat. Puluhan warga tampak antusias bergotong royong membersihkan lingkungan kampung, mulai dari badan jalan, saluran drainase, hingga fasilitas umum.

Zulham sendiri terpilih sebagai Datok Penghulu Kampung Pandan Sari pada 22 Juni 2026. Ia kemudian dilantik oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama 38 Datok Penghulu lainnya untuk memimpin kampung masing-masing di Kabupaten Aceh Tamiang.

Baca Juga :  FAKSI Aceh Dorong Pemerintah dan Pengusaha Asuransikan Nelayan Aceh Timur

Kepada terasmedia.net, Zulham mengatakan bahwa Program Gotong Royong Jumat Bersih akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Jumat secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Program ini bukan hanya kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kembali rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kampung yang kita cintai,” ujar Zulham.

Menurutnya, manfaat dari program tersebut sangat besar. Selain menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, kegiatan gotong royong juga mampu memperkuat semangat kebersamaan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung.

Ia menjelaskan, saluran drainase yang rutin dibersihkan dapat memperlancar aliran air saat musim hujan sehingga mampu mengurangi risiko banjir akibat tersumbatnya parit. Lingkungan yang bersih juga dinilai dapat menekan berkembangnya berbagai sumber penyakit seperti demam berdarah, diare, maupun penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Baca Juga :  Dosen UNSAM Raih Dua Penghargaan Nasional, Bukti Nyata Inovasi Berdampak bagi Masyarakat

Lebih jauh, Zulham berharap budaya gotong royong yang selama ini menjadi kearifan lokal masyarakat Aceh dapat kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pembangunan kampung tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

“Kami ingin menjadikan Gotong Royong Jumat Bersih sebagai budaya yang terus hidup. Jika masyarakat kompak dan peduli terhadap lingkungannya, maka Kampung Pandan Sari akan menjadi kampung yang bersih, sehat, asri, aman, dan nyaman untuk dihuni. Semangat kebersamaan inilah yang ingin kami wariskan kepada generasi mendatang,” tutup Zulham.[]

banner 300250