GAMIS Buka Akses Informasi Dana Desa, Warga Aceh Timur Lebih Mudah Pantau Gampong

Aceh, Berita190 Dilihat

Aceh Timur, TERASMEDIA.NET – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui inovasi GAMIS (Gampong Information System), sebuah sistem yang dirancang untuk mengintegrasikan dan menyajikan informasi Dana Desa secara lebih mudah, cepat, transparan, dan informatif kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari implementasi inovasi tersebut, sosialisasi GAMIS dilaksanakan di Aula RS Graha Bunda, baru-baru ini. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan pemanfaatan Dashboard GAMIS sekaligus membangun pemahaman mengenai pentingnya keterbukaan dan integrasi informasi Dana Desa di Kabupaten Aceh Timur.

GAMIS dikembangkan untuk menjawab kebutuhan terhadap informasi Dana Desa yang selama ini masih tersebar dan belum tersaji secara terpadu. Melalui dashboard tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi secara lebih mudah, kapan pun dan di mana pun, sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik.

Kehadiran GAMIS juga menjadi bagian dari upaya Diskominfo Aceh Timur dalam mendorong tata kelola pemerintahan berbasis digital yang lebih transparan, efektif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  Retret Kepala Daerah, Napak Tilas Bupati Armia Pahmi

Salah seorang penerima manfaat GAMIS, Syahdannur, S.IP., M.AP., pada Rabu (28/10/2026), menyampaikan apresiasi atas hadirnya sistem informasi tersebut. Menurutnya, GAMIS memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai Dana Desa tanpa harus sepenuhnya bergantung pada mekanisme penyampaian informasi secara manual.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Timur atas hadirnya GAMIS. Dengan adanya sistem ini, informasi terkait Dana Desa menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat, kapan pun dan di mana pun. Kami berharap GAMIS dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya,” ungkap Syahdannur.

Ia juga berharap pengembangan GAMIS ke depan dapat menjangkau seluruh 513 gampong yang tersebar di 24 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur. Dengan cakupan tersebut, GAMIS diharapkan tidak hanya menjadi dashboard informasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat transparansi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mendukung pemerintah daerah dalam melakukan pemantauan dan pengambilan kebijakan berbasis data.

GAMIS merupakan bagian dari aksi perubahan bertajuk “Integrasi Data Dana Desa Berbasis GAMIS (Gampong Information System) pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Aceh Timur.” Gagasan ini lahir dari kebutuhan akan tersedianya data dan informasi Dana Desa yang terintegrasi sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak sesuai dengan kebutuhan dan kewenangannya.

Baca Juga :  Mengubah Pikiran Tanpa Perang

Dalam pengelolaan Dana Desa, terdapat berbagai unsur yang terlibat, mulai dari pemerintah gampong, pemerintah kecamatan, hingga perangkat daerah terkait. Karena itu, diperlukan sistem yang mampu menyajikan informasi secara terpadu untuk mendukung koordinasi, pengawasan, dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

Melalui integrasi data tersebut, GAMIS diharapkan dapat mendukung penyajian informasi mengenai berbagai tahapan pengelolaan Dana Desa, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga realisasi. Dengan demikian, informasi dapat dipantau secara lebih sistematis dan menjadi bahan evaluasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.

Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, ketersediaan data yang terintegrasi juga diharapkan membantu pimpinan dan perangkat daerah memperoleh informasi secara lebih cepat. Data tersebut dapat digunakan sebagai bahan monitoring, evaluasi, serta pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan.

Keberlanjutan inovasi ini menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. GAMIS diharapkan tidak hanya menjadi produk dalam pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), tetapi juga terus dikembangkan dan dilembagakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Aceh Timur.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tamiang Tutup Liga Pamong ke VIII

Keberhasilan implementasi GAMIS membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, bukan hanya Diskominfo, melainkan juga perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah gampong, operator, serta masyarakat sebagai pengguna informasi. Sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga kualitas, kelengkapan, dan kemutakhiran data agar informasi yang disajikan benar-benar bermanfaat.

Transformasi digital pemerintahan pada hakikatnya bukan sekadar membangun aplikasi atau menyediakan dashboard. Lebih dari itu, digitalisasi membutuhkan pembenahan tata kelola, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, keterpaduan data, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang semakin baik.

Dengan pengembangan secara bertahap hingga mencakup 513 gampong di 24 kecamatan, GAMIS diharapkan menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Inovasi ini juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi Dana Desa yang lebih mudah diakses, terintegrasi, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Semoga GAMIS terus berlanjut, semakin berkembang, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Timur,” tutup Syahdannur.[] M. Thaib/TM-W013

banner 300250