Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Empat pelajar asal Kabupaten Aceh Tamiang terpilih membawa karya lukisan mereka ke Jakarta untuk mengikuti pameran dan lelang karya seni yang digelar di KiNS, SCBD, Jakarta Selatan.
Keempat pelajar tersebut yakni Nazira Zalfa Kusuma dari SD Negeri 1 Pulau Tiga, Syarifah Anisa Balqis dari SMP Negeri 2 Karang Baru, Yumna Syakira dari Dayah Al Fuad Seruway, serta Irga Al Fakhriansyah dari SMP Negeri 1 Kejuruan Muda.
Kegiatan di Jakarta berlangsung mulai 28-30 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, karya lukisan anak-anak Aceh Tamiang bersama karya anak-anak dari Pariaman dipamerkan sekaligus dilelang kepada masyarakat.
Keikutsertaan empat pelajar Aceh Tamiang ini merupakan rangkaian lanjutan dari kegiatan Bootcamp Melukis Bersama Anak dan Asosiasi yang sebelumnya dilaksanakan di Aceh Tamiang selama tiga hari, 20–22 Agustus 2026.

Setelah mengikuti bootcamp, karya lukisan para peserta kemudian dipamerkan di Aceh Tamiang selama tiga hari, 11–13 September 2026. Pameran tersebut turut dihadiri Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
Dalam pameran tersebut, sebanyak 10 karya dinilai terpilih sebagai karya yang terinspirasi. Karya-karya tersebut selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian pameran dan lelang.
Pendamping dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang, Ratih Rozalia, mengatakan keempat pelajar tersebut mengikuti kegiatan di Jakarta sejak 28 hingga 30 September 2026 sebagai bagian dari rangkaian agenda pameran.
“Keempat anak yang ikut ke Jakarta adalah Nazira Zalfa Kusuma, Syarifah Anisa Balqis, Yumna Syakira dan Irga Al Fakhriansyah,” kata Ratih Rozalia kepada TERASMEDIA.NET, Rabu (30/9/2026), melalui WhatsApp.
Ia menjelaskan, keikutsertaan para pelajar tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan kreativitas anak melalui seni lukis sekaligus memberikan kesempatan kepada karya mereka untuk dikenal dalam ruang pameran yang lebih luas.
Pameran di Jakarta juga menjadi tahapan penting setelah proses pembinaan, penciptaan karya dan pameran di Aceh Tamiang. Karya anak-anak Tamiang bersama karya dari Pariaman kini mendapat ruang untuk diapresiasi dan dipertemukan dengan publik seni di Jakarta.[] TM/yeddi










