Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Tamiang terus memperkuat pendidikan demokrasi kepada generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bagi Pemilih Pemula yang digelar di Sekolah Inspirasi Bangsa Aceh Tamiang, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Panwaslih membangun kesadaran politik dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam mengawal proses demokrasi. Meski tahapan Pemilu 2029 belum dimulai, edukasi sejak dini dinilai penting agar para pelajar memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara sekaligus calon pemilih.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), peran Panwaslih dalam melakukan pengawasan setiap tahapan pemilu, serta tahapan penyelenggaraan pemilu yang dilaksanakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP). Materi yang disampaikan juga menitikberatkan pada pentingnya validitas data pemilih sebagai salah satu kunci terselenggaranya pemilu yang demokratis dan berkualitas.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Panwaslih Kabupaten Aceh Tamiang, Mutia Arisa, mengatakan bahwa meskipun saat ini belum memasuki tahapan Pemilu 2029, Panwaslih tetap menjalankan fungsi pengawasan, termasuk terhadap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
“Walaupun kami masih berada dalam masa pemulihan pascabanjir dengan berbagai keterbatasan yang ada, tugas-tugas pengawasan tetap menjadi prioritas. Salah satunya adalah mengawal proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan agar setiap warga negara yang telah memenuhi syarat dapat masuk ke dalam daftar pemilih,” ujar Mutia.
Ia juga mengajak para siswa yang telah berusia 17 tahun atau memenuhi syarat sebagai pemilih untuk mulai memastikan status hak pilihnya secara mandiri melalui laman https://cekdptonline.kpu.go.id/. Menurutnya, langkah sederhana tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas data pemilih sekaligus memastikan hak konstitusional setiap warga negara terpenuhi.
“Generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Karena itu, kami berharap para pemilih pemula tidak hanya menggunakan hak pilihnya nanti, tetapi juga ikut mengawasi jalannya demokrasi,” tambahnya.
Meski kegiatan berlangsung dalam keterbatasan sarana dan prasarana, semangat para peserta tetap tinggi. Sekolah Inspirasi Bangsa yang hingga kini masih melaksanakan proses belajar mengajar di tenda darurat pascabanjir tidak mengurangi antusiasme para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Hal itu terlihat dari aktifnya para siswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan seputar daftar pemilih, mekanisme penyelenggaraan pemilu, hingga peran masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu.
Melalui sosialisasi ini, Panwaslih Aceh Tamiang berharap dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kesadaran demokrasi, memahami pentingnya pengawasan partisipatif, serta siap menjadi bagian dari pengawal pemilu yang bersih, jujur, dan berintegritas di Kabupaten Aceh Tamiang.[]
Editor : Yeddi Alaydrus










