Ular Kobra Besar dan Ular Lidi yang Cerdik

Ragam54 Dilihat

Di sebuah hutan yang hijau dan rimbun, hiduplah seekor ular kobra besar bernama Kobrax. Tubuhnya panjang, sisiknya mengilap, dan tudung kepalanya sangat lebar. Semua hewan di hutan takut kepadanya.

Setiap kali berjalan, Kobrax selalu berkata dengan sombong.

“Aku adalah ular paling kuat di hutan ini. Tidak ada yang berani melawanku!”

Tak jauh dari sana, tinggal seekor ular lidi kecil bernama Lidi. Tubuhnya sangat ramping, tidak berbisa, dan gerakannya lincah. Meski kecil, Lidi selalu ramah kepada semua penghuni hutan.

Suatu pagi, Kobrax melihat Lidi sedang membantu anak burung yang terjatuh dari sarangnya.

Kobrax tertawa keras.

“Hahaha… untuk apa membantu hewan kecil seperti itu? Tubuhmu saja kecil. Kau tidak akan pernah menjadi ular hebat sepertiku!”

Baca Juga :  Ciri–ciri Orang yang Asertif dan Kurang Asertif

Lidi hanya tersenyum.

“Besar atau kecil bukanlah ukuran kehebatan. Yang penting adalah bisa bermanfaat bagi orang lain.”

Kobrax mendengus.

“Itu hanya alasan ular yang lemah!”

Lalu ia pergi sambil mengangkat tudung kepalanya dengan bangga.

Beberapa hari kemudian, seorang pemburu masuk ke dalam hutan. Ia memasang sebuah jaring besar di dekat jalan yang sering dilewati Kobrax.

Karena terlalu percaya diri, Kobrax tidak memperhatikan langkahnya.

“Brak!”

Tubuh besarnya langsung terjerat jaring. Ia meronta sekuat tenaga, tetapi semakin bergerak, jaring itu justru semakin mengikat tubuhnya.

“Tolong… tolong aku!” teriak Kobrax.

Hewan-hewan lain mendengar suaranya. Namun mereka masih takut mendekat.

Lidi yang sedang mencari makan mendengar teriakan itu. Ia segera merayap menuju tempat Kobrax terjebak.

Baca Juga :  Perjalanan ke Negeri Pucuk Rebung

Melihat tubuh Kobrax yang besar, Lidi berpikir sejenak.

“Aku memang kecil, tetapi mungkin aku bisa masuk melalui celah jaring.”

Dengan tubuhnya yang ramping, Lidi berhasil menyelinap ke sela-sela jaring. Ia menggigit tali pengikat sedikit demi sedikit hingga akhirnya tali itu putus.

“Putus!”

Jaring pun terbuka, dan Kobrax berhasil keluar.

Kobrax menundukkan kepalanya.

“Lidi… aku malu. Selama ini aku selalu mengejekmu. Ternyata tubuhmu yang kecil justru bisa menyelamatkanku.”

Lidi tersenyum.

“Tidak apa-apa. Teman seharusnya saling membantu. Setiap makhluk memiliki kelebihan yang berbeda.”

Sejak hari itu, Kobrax berubah menjadi ular yang rendah hati. Ia tidak lagi membanggakan kekuatannya dan mulai membantu hewan-hewan lain bersama Lidi.

Baca Juga :  Satu Hari Tenggelam di Sungai, Abdullah Berhasil Selamat

Semua penghuni hutan pun hidup rukun dan saling menghargai.

Pesan Moral : Jangan meremehkan orang lain karena ukuran tubuh atau penampilannya, Setiap makhluk memiliki kelebihan yang berbeda dan Kerendahan hati dan saling menolong akan membawa kebaikan bagi semua.[]

Pengirim :

Raja Jeumpa Puteh, email : rajajeumpaputeh@gmail.com

banner 300250