Pada suatu pagi yang cerah, di tepi sebuah hutan yang hijau, hiduplah seekor kura-kura bernama Kuro. Kuro berjalan sangat pelan, tetapi ia terkenal sabar, bijaksana, dan selalu berpikir sebelum bertindak.
Tak jauh dari tempat itu, tinggal seekor kadal buntung bernama Lilo. Ekor Lilo pernah putus saat melarikan diri dari burung elang. Meskipun begitu, Lilo tidak pernah bersedih. Ia tetap lincah dan selalu bersemangat menjalani hari.
Suatu hari, Lilo melihat Kuro berjalan sangat lambat menuju sebuah kolam.
“Hai, Kuro!” seru Lilo sambil berlari cepat. “Mengapa kamu berjalan pelan sekali? Kalau sepertiku, pasti sudah sampai dari tadi.”
Kuro tersenyum.
“Setiap makhluk memiliki cara dan kemampuan yang berbeda. Yang penting, kita tidak berhenti melangkah.”
Lilo hanya tertawa kecil.
“Aku lebih cepat darimu!”
Lalu ia berlari ke sana kemari sambil memamerkan kelincahannya.
Tak lama kemudian, langit tiba-tiba menjadi gelap. Angin bertiup kencang dan hujan deras mulai turun. Tanah berubah licin, sementara ranting-ranting pohon berjatuhan.
Lilo panik. Ia berlari mencari tempat berlindung, tetapi tidak menemukan tempat yang aman.
“Kuro… tolong aku!” teriak Lilo.
Kuro segera menghampiri. Dengan tenang, ia mengajak Lilo berlindung di bawah batu besar yang berada di dekat kolam.
“Masuklah ke sini,” kata Kuro.
Keduanya pun selamat dari hujan deras.
Setelah hujan reda, Lilo melihat Kuro tetap tenang meskipun jalannya lambat.
“Aku baru sadar,” kata Lilo. “Kecepatan bukanlah segalanya. Karena kamu sabar dan selalu berpikir, kita bisa selamat.”
Kuro mengangguk sambil tersenyum.
“Dan aku juga belajar darimu. Walaupun ekormu sudah putus, kamu tidak pernah menyerah. Kamu tetap ceria dan berani.”
Lilo tersenyum bangga.
“Benar. Ekor boleh hilang, tetapi semangat tidak boleh hilang.”
Sejak hari itu, Kuro dan Lilo menjadi sahabat yang tidak terpisahkan. Kuro mengajarkan kesabaran dan kebijaksanaan, sedangkan Lilo mengajarkan semangat pantang menyerah kepada semua hewan di hutan.
Semua penghuni hutan pun hidup rukun dan saling menghargai kelebihan masing-masing.
Pesan Moral :
1. Jangan meremehkan diri sendiri atau orang lain.
2. Setiap makhluk memiliki kelebihan yang berbeda-beda.
3. Kesabaran, kebijaksanaan, dan semangat pantang menyerah akan membawa kita menuju keberhasilan.
4. Persahabatan yang baik dibangun dengan saling menghargai dan saling membantu.[]
Pengirim :
Raja Jeumpa Puteh, Aceh Tamiang, email : rajajeumpaputeh@gmail.com










