Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Kisaran Rp17.921 pada 18 Juli 2026

Berita, Ekonomi42 Dilihat

Jakarta, TERASMEDIA.NET – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan penguatan pada Sabtu, 18 Juli 2026. Di akhir pekan ini, mata uang Garuda berada di kisaran Rp17.921 per dolar AS, melanjutkan tren positif setelah menguat selama beberapa hari terakhir.

Penguatan rupiah terjadi setelah sempat mengalami tekanan di awal pekan hingga menembus level Rp18.100 per dolar AS. Seiring membaiknya sentimen pasar dan langkah stabilisasi yang dilakukan Bank Indonesia, rupiah berhasil memangkas pelemahan dan ditutup lebih kuat menjelang akhir pekan.

Analis menilai penguatan rupiah dipengaruhi oleh membaiknya kepercayaan pelaku pasar terhadap perekonomian domestik. Selain itu, rilis Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) Bank Indonesia turut memberikan sentimen positif yang mendorong permintaan terhadap aset berdenominasi rupiah.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Tamiang Gelar Gerakan Pangan Murah

Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (JISDOR) pada perdagangan terakhir juga menunjukkan penguatan ke level Rp18.041 per dolar AS, mencerminkan perbaikan nilai tukar dibanding hari sebelumnya.

Bagi masyarakat, menguatnya rupiah dapat memberikan dampak positif, terutama terhadap harga barang impor, biaya perjalanan ke luar negeri, serta potensi meredanya tekanan inflasi. Namun, pelaku usaha berorientasi ekspor tetap perlu mencermati pergerakan kurs karena dapat memengaruhi daya saing produk di pasar internasional.

Meski demikian, pelaku pasar masih mewaspadai perkembangan ekonomi global, arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), serta dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan mendatang.[]

banner 300250