Mengenal Sejarah ORARI dan RAPI, Dua Organisasi Radio yang Berperan Penting di Indonesia

Berita, Ragam28 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Di Indonesia, dunia komunikasi radio mengenal dua organisasi besar yang memiliki sejarah panjang dan peran penting dalam kehidupan masyarakat, yakni Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI). Meski sama-sama bergerak di bidang komunikasi radio, keduanya memiliki fungsi, ruang lingkup, serta sejarah pendirian yang berbeda.

ORARI merupakan organisasi yang lebih dahulu berdiri. Organisasi ini resmi didirikan di Jakarta pada 9 Juli 1968 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1967 tentang Kegiatan Amatir Radio Indonesia. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai hari lahir ORARI sekaligus Hari Amatir Radio Indonesia.

Pembentukan ORARI menjadi tonggak penting dalam penataan kegiatan amatir radio di Indonesia. Sejak awal, organisasi ini menjadi wadah tunggal bagi para amatir radio yang memiliki minat pada komunikasi radio, teknik elektronika, eksperimen teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat. ORARI juga berperan aktif dalam mendukung komunikasi darurat saat terjadi bencana dan berbagai kegiatan sosial.

Baca Juga :  Ini 3 Pejabat di Aceh yang Mengundurkan Diri dari Jabatan

Dalam perkembangannya, ORARI menjadi bagian dari International Amateur Radio Union (IARU), sehingga aktivitas para amatir radio Indonesia terhubung dengan komunitas amatir radio internasional. Hingga kini, ORARI memiliki jaringan organisasi di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Sementara itu, RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) resmi berdiri pada 10 November 1980. Organisasi ini dibentuk sebagai wadah komunikasi radio antarpenduduk yang lebih berorientasi pada komunikasi masyarakat, koordinasi kegiatan sosial, kemanusiaan, dan dukungan komunikasi di tingkat lokal.

Berbeda dengan ORARI yang bergerak di bidang amatir radio, anggota RAPI menggunakan frekuensi komunikasi radio antarpenduduk sesuai ketentuan yang berlaku. RAPI juga banyak dikenal karena perannya dalam membantu komunikasi saat terjadi bencana, kegiatan kemasyarakatan, pengamanan acara, hingga koordinasi berbagai kegiatan sosial.

Baca Juga :  Sumur Bor Modern Hadir di Dua Kampung Aceh Tamiang

Secara sederhana, ORARI dapat dipahami sebagai organisasi yang fokus pada amatir radio, pengembangan teknologi komunikasi, dan komunikasi jarak jauh, sedangkan RAPI lebih menitikberatkan pada komunikasi praktis antarwarga dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Meskipun memiliki perbedaan fungsi dan regulasi, kedua organisasi ini memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun komunikasi yang tertib, bermanfaat, dan mendukung kepentingan masyarakat. Dalam berbagai situasi darurat, ORARI dan RAPI kerap bersinergi untuk memastikan komunikasi tetap berjalan ketika jaringan telekomunikasi umum mengalami gangguan.

Dengan sejarah yang telah berlangsung selama puluhan tahun, ORARI dan RAPI tetap menjadi bagian penting dari ekosistem komunikasi radio di Indonesia, sekaligus menjadi bukti bahwa teknologi radio masih memiliki peran strategis dalam pelayanan sosial, kebencanaan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang komunikasi.[]

banner 300250