Garuda Coin dan Garuda Wallet Dinilai Punya Peluang di Era Aset Digital Indonesia

Berita, Ekonomi42 Dilihat

Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET – Pelaku aset kripto yang telah lama berkecimpung di dunia cryptocurrency, Tengku Ibnu Hibban, SE, menilai Garuda Wallet dan Garuda Coin (GDC) menjadi salah satu platform yang menarik untuk dipelajari, terutama bagi masyarakat yang ingin mengenal teknologi blockchain dan aset digital.

Menurut Ibnu Hibban, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kemudahan konversi GDC ke mata uang rupiah maupun dollar (USDT) melalui fitur yang tersedia di dalam dompet digital Garuda Wallet. Ia menyebut aset GDC dapat dikonversi ke rupiah dan dikirim ke rekening bank yang telah ditautkan pengguna, demikian dikatakan kepada TerasMedia.net, Rabu ( 12/8/2026).

Ia mengatakan masa penambangan (mining) GDC disebut tinggal sekitar 154 hari lagi. Setelah masa tersebut berakhir, GDC disebut akan memasuki tahap listing, yang menurutnya berpotensi memengaruhi nilai aset tersebut di pasar.

Baca Juga :  Syahrul Limpo Rutin Minta Durian Musang King Seharga 46 juta

Ibnu Hibban juga berpendapat bahwa aktivitas mining GDC dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara mengisi waktu luang sambil mempelajari ekosistem aset digital. Ia menyebut fitur-fitur di Garuda Wallet memungkinkan penggunaan rupiah untuk berbagai kebutuhan transaksi, seperti pembelian tiket pesawat, pembayaran restoran, paket data, pulsa, mendaftar menjadi driver ojol dan agen barang dan jasa.

Dalam keterangannya, ia mengklaim bahwa saat ini GDC dapat dikonversi ke rupiah maupun USDT melalui sistem yang tersedia di platform tersebut. Namun demikian, ia mengakui bahwa GDC saat ini belum memasuki tahap listing di bursa kripto.

Ibnu Hibban menilai Garuda Wallet memiliki potensi menjadi bagian dari perkembangan infrastruktur blockchain di Indonesia. Menurutnya, masyarakat perlu mulai memahami cara kerja dompet digital, fungsi blockchain, serta pemanfaatan aset kripto di masa mendatang.

Baca Juga :  Ini Cara Cetak Sertifikat untuk Anda yang Sudah Vaksin Covid-19

Ia juga menyampaikan pandangannya bahwa Garuda Wallet sebaiknya mulai dipelajari oleh masyarakat Indonesia sebagai bentuk peningkatan literasi terhadap teknologi blockchain. Menurutnya, proses verifikasi akun menjadi salah satu hal penting dalam penggunaan dompet digital tersebut.

Selain itu, ia mengapresiasi kemampuan jaringan Garuda Chain yang menurutnya dapat digunakan untuk transaksi aset digital, termasuk pengiriman USDT ke jaringan lain seperti Polygon. Ia berharap ekosistem Garuda Chain dapat berkembang dan terhubung dengan bursa kripto global di masa depan.

Ibnu Hibban menjelaskan bahwa blockchain merupakan sistem pencatatan digital yang menyimpan seluruh transaksi secara terhubung dan sulit diubah. Teknologi tersebut, katanya, memungkinkan transaksi dilakukan secara transparan dan tanpa perantara langsung seperti bank.

Baca Juga :  Hari Posyandu Nasional dan Semangat Bangkit Aceh Menggema dari Langkahan

Meski optimistis terhadap perkembangan Garuda Wallet dan GDC, seluruh klaim mengenai listing, nilai aset di masa depan, maupun potensi keuntungan tetap merupakan pandangan pribadi narasumber. Masyarakat diimbau untuk memahami risiko investasi aset kripto dan melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.[]

banner 300250