PSSI Desak Turnamen Tarkam Wajib Kantongi Rekomendasi, Polisi Diminta Selektif Beri Izin

Jakarta, TERASMEDIA.NET – PSSI meminta penyelenggaraan turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) di berbagai daerah dilakukan dengan pengawasan yang lebih ketat. Permintaan itu disampaikan menyusul insiden pengeroyokan terhadap seorang wasit dalam pertandingan tarkam di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Federasi menilai turnamen sepak bola di tingkat akar rumput tidak boleh digelar tanpa koordinasi dengan PSSI di wilayah setempat. Selain itu, perangkat pertandingan yang bertugas juga diharapkan merupakan wasit yang memiliki lisensi resmi.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengatakan salah satu penyebab terjadinya keributan di lapangan adalah penggunaan wasit yang tidak berlisensi serta tidak adanya koordinasi penyelenggara dengan PSSI daerah.

Menurutnya, rekomendasi dari PSSI bukan hanya persoalan administrasi, melainkan bagian dari upaya memastikan pertandingan berlangsung sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati Armia Luncurkan Program GAMMAWAR di Perkebunan Pulau Tiga

Ia menegaskan, wasit yang memiliki lisensi umumnya telah memahami aturan permainan secara lebih baik sehingga diharapkan mampu mengambil keputusan secara tepat ketika tensi pertandingan meningkat.

PSSI juga mendorong masyarakat maupun pemerintah daerah yang ingin mengadakan turnamen sepak bola agar berkoordinasi dengan pengurus PSSI di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan.

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan perangkat pertandingan, standar penyelenggaraan, serta aspek keamanan selama kompetisi berlangsung.

Yunus bahkan meminta kepolisian mempertimbangkan rekomendasi dari PSSI sebagai salah satu syarat sebelum menerbitkan izin keramaian untuk turnamen tarkam.

PSSI berharap langkah tersebut dapat meminimalkan potensi konflik di lapangan dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pemain, penonton, wasit, serta seluruh perangkat pertandingan.

Baca Juga :  Endgame Goes to Campus “Pendidikan yang Berakar” Pukau Mahasiswa UNDIP

Federasi juga menekankan bahwa pembinaan sepak bola akar rumput harus berjalan seiring dengan penerapan aturan dan sistem penyelenggaraan yang tertib agar turnamen tarkam tetap menjadi wadah positif bagi perkembangan sepak bola daerah.[]

Editor : Yeddi Alaydrus

banner 300250