Aceh Tamiang, TERASMEDIA.NET — Pertamina EP Rantau Field terus memperkuat pemulihan masyarakat terdampak banjir melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui wisata petik melon di Kampung Kebun Tanjung Seumantoh dan re-opening Kafe Inklusi di Karang Baru, Aceh Tamiang.
Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah, mengatakan bantuan pascabanjir November 2025 merupakan langkah awal membantu masyarakat bangkit. Selanjutnya, perusahaan terus memberikan pendampingan agar mitra binaan mampu mengembangkan usaha dan mandiri secara ekonomi.
“Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang sudah direalisasikan ini sebagai wujud nyata perusahaan memberikan manfaat secara berkelanjutan,” ujar Tomi.
Menurutnya, keberhasilan PPM membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, akademisi dan berbagai pihak. Program tersebut diawali dengan pemetaan sosial dan potensi masyarakat sebagai dasar penyusunan program serta pendampingan selama tiga hingga lima tahun.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Melon Mutiara mengatakan dukungan Pertamina sangat membantu kelompoknya bangkit setelah banjir. Banjir setinggi sekitar lima meter meninggalkan lumpur hingga 70 sentimeter dan menghancurkan media tanam, peralatan pertanian serta modal usaha.
“Kalau secara mandiri kami mustahil bisa bangkit kembali. Semua yang kami miliki sudah hancur,” ujarnya.
Pasca banjir, Pertamina EP Rantau Field membantu pemulihan media tanam, penyediaan bibit Melon Golden Alisha serta sarana dan prasarana pertanian. Hasilnya, produksi melon tahun ini diproyeksikan meningkat dari 1,8 ton menjadi sekitar 2,5 hingga 3 ton.
“Kami terus belajar teknologi pertanian agar hasil panen bisa terus lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin belajar tentang melon bisa datang ke kebun,” katanya.
Kelompok Tani Melon Mutiara memanfaatkan lahan sekitar 1.200 meter persegi untuk budidaya melon dengan sistem polybag. Media tanam yang digunakan bahkan dapat dimanfaatkan hingga 22 kali masa tanam sehingga mampu menekan biaya produksi.
Pertamina EP Rantau Field merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Aceh. Selain bidang ekonomi, PPM juga mencakup pendidikan, kesehatan, lingkungan dan tanggap bencana sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.[]










